Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Pengawasan Lemah Pintu Masuk Pembobol Bank

Pengamat perbankan Achmad Iskandar menengarai, pengawasan bank menjadi titik terlemah perbankan di Indonesia.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Iwan Taunuzi
Editor: Ade Mayasanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat perbankan Achmad Iskandar menengarai, pengawasan bank menjadi titik terlemah perbankan di Indonesia. Pengawasan yang loyo ini membuat perbankan bisa dibobol secara leluasa.

"Bank-bank Indonesia yang punya disiplin pasar sangat kurang. Oleh karena itu sangat rawan dirampok atau dibobol oleh pemilik, karyawan dan debiturnya," kata Achmad Iskandar di diskusi Doekoen Coffe bertajuk "Membongkar Arsitektur Perampokan Perbankan: Dari BLBI, Indover, Century sampai Citibank", Jakarta, Minggu (10/4/2011).

Menurutnya, pembobolan dana nasabah Citibank oleh Malinda Dee, merupakan kisah sukses lanjutan para pembobol bank di Indonesia.

"Ceritanya berlanjut mulai dari BLBI (1997) sampai sekarang dalam kasus Malinda Dee di Citibank," ujarnya.

Sementara itu, aktivis petisi 28, Ahmad Suryono tak menampik bank central juga mengalami hal yang sama dalam persoalan pengawasan. Bahkan dirinya dirinya berani bertaruh bank central tidak melakukan pengawasan sesuai SOP.

"Satu cacatan yang menarik, yaitu pengawasan perbankan yang lemah. Lakukan investigasi, apakah bank sentral sudah lakukan pengawasan dengan benar," sergahnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas