Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Dana Infrastruktur ASEAN 480 Juta Dolar AS

Menteri Keuangan Agus Martowardojo menegaskan, dana infrastruktur ASEAN hingga kini mencapai 480 juta dolar AS.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Ade Mayasanto
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Andri Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selepas pertemuan KTT ASEAN di Jakarta, Menteri Keuangan Agus Martowardojo menegaskan, dana infrastruktur ASEAN hingga kini mencapai 480 juta dolar AS. Dana ini berasal dari negara-negara anggota ASEAN dan Bank Pembangunan Asia. Asean Infrastructure Fund berkedudukan di Malaysia.

Hal ini disampaikan Menteri Keuangan Agus Martowardojo, di Jakarta, Senin (9/5/2011). Menurutnya, dana infrastruktur ASEAN ini disepakati dalam KTT ASEAN. Dengan dana ini, diharapkan terjadi percepatan ASEAN Economic Community 2015, terutama di bidang keuangan, pasar modal, asuransi, pajak dan bea cukai.

"Di pertemuan KTT summit antara lain kita laporkan tentang kesiapan untuk menyusun ASEAN Infrastructure Fund itu," jelasnya.

Lebih lanjut Agus menjelaskan ASEAN Infrastructure Fund merupakan pembiayaan infrastruktur untuk ASEAN. Salah satu yang diwujudkan oleh ASEAN adalah ASEAN interconnectivity.

"ASEAN interconectivity kalau sudah sampai di Indonesia, ya Indonesia pasti akan berusaha menjaga connectivity supaya selaras dengan connectivity daripada ASEAN, tetapi kalau di Indonesia, Indonesia kan punya Indonesia Infrastructure Fund yang didirikan oleh SMI bersama dengan ADB dan IFB gitu, jadi ini adalah proses yang ada," katanya.

ASEAN Infrastructure Fund sendiri, menurut Menkeu akan dapat dimulai 2012 mendatang. "ASEAN Infrastructure Fund itu kita harapkan akhir 2011 ini sudah bisa diformalkan sehingga 2012 sudah bisa beroperasi," terangnya seraya menjelaskan, semua menteri keuangan ASEAN bersepakat untuk berkoordinasi menjaga stabilitas ekonomi makro di tingkat kawasan.

"Kesepakatan dari ASEAN untuk lebih terkordinasi untuk menjaga stabilitas ekonomi makro, terus upaya kita bekerja sama untuk menjaga ketahanan pangan," imbuhnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas