Ratusan Petani Kentang Unjuk Rasa di Kemendag
Ratusan petani kentang menggelar aksi unjuk rasa di kantor kementerian Perdagangan, Jakarta,
Penulis:
Srihandriatmo Malau
Editor:
Budi Prasetyo
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --Ratusan petani kentang menggelar aksi unjuk rasa di kantor kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (11/10/2011).
Ratusan petani kentang ini mendesak pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan, yang dipimpin Mari Elka Pangestu untuk menghentikan impor kentang.
Karena menurut para petani, dengan masuknya kentang impor, harga kentang mereka menjadi merosot.
Tampak ratusan petani ini bersuara lantang dan mereka menyanyi dan menari di depan pintu masuk kemendag: "Hentikan Impor Kentang." Demikian pekik mereka.
"Stop Impor Kentang, Tegakkan Kedaulatan Pangan" demikian salah satu isi tulisan spanduk yang mereka bawa.
Kini perwakilan para petani kentang diterima wakil dari kementerian perdagangan.
Sebelumnya, dikabarkan Ratusan petani kentang di Kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kecamatan Batur, Banjarnegara berencana akan berangkat ke Jakarta, sore ini (7/10/2011). Mereka akan menggelar demo terkait masuknya kentang impor yang mengakibatkan jatuhnya harga kentang lokal.
"Nanti sore para petani akan berkumpul di Kecamatan Batur. Kami akan mendemo kebijakan kentang impor," kata seorang petani asal Desa Sumberejo, Kecamatan Batur, Sunarjo (35), Jumat siang.
Menurutnya, sebelum kentang impor membanjiri pasaran harga kentang lokal mencapai Rp 7.000 hingga Rp 8.000 per kilogram, namun saat ini harga kentang lokal berkisar Rp 4.000-Rp 4.500 per kilogram.
"Kami mendesak agar kebijakan kentang impor dicabut karena menyengsarakan," lanjutnya.
Kepala Desa Karangtengah, Nasrulloh, mengatakan sekitar 100 petani kentang di desanya akan berangkat ikut unjukrasa di kantor Kementerian Perdagangan dan mengadu ke DPR RI.
"Dijadwalkan Senin (10/10) akan diterima Menteri Perdagangan setelah disambut wakil Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jakarta," tulis Nasrulloh melalui pesan singkat.