Pasar Handphone Lokal Tak Akan Mati
Peluang untuk menjajakan handphone lokal (mocin) di market nasional masih terbuka lebar. Bahkan tidak bisa dielakkan, peluang pasar
Editor:
Anwar Sadat Guna
Laporan Wartawan Tribun Medan, Irfan Azmi Silalahi
TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Peluang untuk menjajakan handphone lokal (mocin) di market nasional masih terbuka lebar. Bahkan tidak bisa dielakkan, peluang pasar itu akan terus tumbuh seiring kebutuhan akan masyarakat untuk berkomunikasi kian meluas.
Hal itu diutarakan Sales Regional Manager PT Comworks Indonesia Cabang Medan, Belman Boy, yang memastikan handphone lokal tidak akan ada matinya.
Sebagai penyalur resmi produk Etouch di wilayah Sumatera, ia memandang jika handphone lokal mati maka bangkrutlah negara China sebagai penyuplai produk.
"Tetapi hal tersebut tidak mungkin terjadi. Tren yang berkembang di pasar domestik saat ini pertumbuhan handhone lokal terus bergeliat. Meski ada beberapa yang gulung tikar, itu diakibatkan kualitas yang dijual tidak sesuai dengan keinginan pasar," ujarnya di Medan, Rabu (22/2/2012).
Dijelaskan Belman, karakteristik handphone lokal yang lazim mengeluarkan varian-varian terbaru tiga sampai empat jenis setiap bulannya, harus tetap dipertahankan karena menjadi karakter handphone lokal.
Namun sayangnya, beberapa pemain handphone yang sudah gulung tikar, selama ini tidak melakukan hal tersebut dan ngotot menjual varian handphone yang variannya monoton.
eTouch sendiri dijelaskan Belman yang tahun ini menargetkan penjualan 200 ribu unit handphone secara nasional, membuktikan bahwa pasar handphone lokal di Indonesia masih berpeluang.
Dengan menghadirkan berbagai tipe, saat ini perusahaan tersebut tengah konsen menggarap pasar Sumatera, terutama Medan.
"Bagaimana handphone lokal bisa mati. Kalau brand-brand ternama mengeluarkan produk terbaru kami bisa mengikutinya. Sekarang lagi tren android dan tablet, handphone lokal pun bisa membuatnya. Jadi tidak mungkin mati karena segmentasi pengguna handphone sudah terbentuk juga."
"Kalau yang punya uang banyak bisa membeli handphone brandit, sementara yang uang pas-pasan, membeli handphone lokal, toh fungsi dan ketahanannya kini sudah teruji," ungkap Belman.