Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Organda: Masyarakat Akan Beralih ke Sepeda Motor

Organisasi Perusahaan Angkutan Bermotor di Jalan Raya (Organda) menyesalkan rencana pemerintah untuk menaikkan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Organisasi Perusahaan Angkutan Bermotor di Jalan Raya (Organda) menyesalkan rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM jenis premiun atau bensin sebesar Rp 1.000 mulai 1 April mendatang.

Pengusaha sektor transportasi tidak dilindungi oleh efek kebijakan tersebut. Ketua umum Organda, Eksari Lorena Surbakti mengatakan, dirinya  menyesalkan rencana kenaikan BBM premium tersebut.

Menurutnya, sebelumnya Organda sudah lebih dari setahun ikut aktif dalam rapat-rapat tentang subsidi BBM yang mana Kementerian ESDM menjadi tuan rumah. Kebijakan itu juga akan semakin membuat masyarakat beralih ke sepeda motor dan memundurkan transportasi publik.

Menurutnya, kenaikan harga premiun bakal meningkatkan tarif angkutan umum, dan ini bakalan berimbas pada masyarakat yang tidak memilih naik angkutan umum lagi, karena tarifnya yang mahal.

"Saat ini angkutan umum hanya menggunakan 3 persen dari total kuota premium yang disubsidi atau mengambil subsidi Rp 6 triliun. Kami cukup menyesalkan kebijakan ini, ini sama saja membunuh transportasi umum," kata Eka Sari di Jakarta, Jumat (24/2/2012).

Seharusnya angkutan umum tetap mendapatkan BBM subsidi. Untuk memastikan subsidi jatuh di tangan angkutan umum, pemerintah bisa menunjuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang melayani khusus angkutan umum.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas