Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun Bisnis
LIVE ●
tag populer

Gerindra: Ada Penggiringan Opini Agar BBM Naik

Fraksi Partai Gerindra melihat terjadi penggiringan opini masyarakat agar dinilai harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi layak naik.

Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fraksi Partai Gerindra melihat terjadi penggiringan opini masyarakat agar dinilai harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi layak naik.

Wakil Ketua Fraksi Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan itu terjadi akibat tak ada satu suara, perencanaan yang kurang baik dari pemerintah. Sehingga memunculkan kebingungan dan kegaduhan di masyarakat.

"Kondisi ini akhirnya menggiring opini masyarakat harga BBM bersubsidi memang layak untuk dinaikkan dan mengerucut pada dua hal," ungkapnya, dalam konpers Sikap Fraksi F-Gerindra, di DPR, Jakarta, Senin (5/3/2012).

Menurutnya, awalnya berdasarkan Undang-undang No.22 tahun 2011 tentang APBN 2012 mengamanatkan kepada pemerintah melakukan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi per 1 April 2012. Secara rinci, pasal 7 ayat (4) UU APBN 2012 menyebutkan pembatasan konsumsi premium dilakukan untuk kendaraan roda empat pribadi di Jawa-Bali.

Dengan demikian, jelas dan tegas yang harus dilakukan pemerintah, berdasar UU APBN 2012 adalah melakukan pembatasan konsumsi BBM subsidi untuk Jawa-Bali. Namun, dalam perjalanannya, tafsir dan usul atas amanat pembatasan konsumsi BBM subsidi memunculkan berbagai opsi yang justeru misleading dan tidak jelas arahnya. Dan itu membuat rakyat binggung.

"Ironisnya sikap membuat binggung ini justeru muncul dari pemerintah sendiri," serunya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Atas