ATI: Pembangunan Jalan Tol Indonesia Sangat Lambat
Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) menilai pembangunan ruas tol di Indonesia sangat lambat
Penulis:
Adiatmaputra Fajar Pratama
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) menilai pembangunan ruas tol di Indonesia sangat lambat. Hal itu ATI nilai dengan pembangunan tol yang baru terealisasi 762 kilometer sejak tahun 1978.
Dalam hal ini Ketua Umum ATI Fathurohman membandingkan dengan pembangunan tol di Malaysia yang sudah mencapai 3500 kilometer dari tahun 1985 dan India yang sudah mencapai 2000 kilometer hanya dalam waktu 10 tahun.
"Jika dibandingkan dengan Malaysia yang telah membangun 3500 kilometer sejak tahun 1985 dan India, selama 10 tahun dia bisa bangun 2000 km, pembangunan jalan tol di Indonesia sangat lambat," kata Ketua Umum ATI Fatchurohman, di gedung Highscope, Kamis (24/5/2012)
Fatchurahman juga mengungkapkan Indonesia adalah negara paling lambat dalam pengembangan infrastruktur. Menurutnya alasan kelambatan pembangunan jalan tol dikarenakan infrastruktur yang akhirnya berimbas kepada investor, masyarakat dan pemerintah.
"Yang menanggung kerugian bukan cuma investor aja, tapi juga pemerintah dan masyarakat,"papar Fathur.