Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kasus BLBI

Rakyat Disuruh Bayar Utang Koruptor

moratorium utang BLBI akan mebuka ruang gerak yang lebih leluasa bagi pemerintah untuk menyisihkan APBN bagi kegiatan pembangunan ekonomi.

Rakyat Disuruh Bayar Utang Koruptor
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Aksi dari Front Aksi Anti Korupsi dengan menyembelih kambing beralaskan gambar Artalyta Suryani di depan gedung Mahkamah Agung (MA) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politisi senior Permadi Satrio Wiwoho mengatakan moratorium utang BLBI akan mebuka ruang gerak yang lebih leluasa bagi pemerintah untuk menyisihkan APBN bagi kegiatan pembangunan ekonomi Indonesia.

"Beberapa negara sudah melakukan moratorium utang seperti Brasil, Meksiko, Bolivia, dan Argentina demi kehidupan negaranya. Dan, hasilnya ternyata rakyat di negara itu sekarang bisa hidup lebih baik," katanya.

Ketua Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Nanat Fatah Natsir, menegaskan pemerintah hendaknya segera menuntaskan kasus BLBI tapi tidak dengan cara yang merugikan rakyat.

"Ini yang tidak adil. Seharusnya BLBI itu segera dituntaskan. Dikejar sampai ketemu pelakunya, masa rakyat yang disuruh membayar utang yang mereka korupsi," tegas dia.

Nanat menambahkan pemerintah dan penegak hukum belum menunjukan keseriusannya dalam menuntaskan kasus ini. "Saya melihat sekarang tidak ada upaya-upaya penuntasan yang kongkrit dari aparat penegak hukum Indonesia. Seperti ditutup itu karena memang susah. Terkesan dihilangkan mungkin karena terlalu lama juga kasusnya," tuturnya.

Penulis: Sugiyarto
Editor: Sugiyarto
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas