Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Rakyat Disuruh Bayar Utang Koruptor

moratorium utang BLBI akan mebuka ruang gerak yang lebih leluasa bagi pemerintah untuk menyisihkan APBN bagi kegiatan pembangunan ekonomi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Sugiyarto
Editor: Sugiyarto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politisi senior Permadi Satrio Wiwoho mengatakan moratorium utang BLBI akan mebuka ruang gerak yang lebih leluasa bagi pemerintah untuk menyisihkan APBN bagi kegiatan pembangunan ekonomi Indonesia.

"Beberapa negara sudah melakukan moratorium utang seperti Brasil, Meksiko, Bolivia, dan Argentina demi kehidupan negaranya. Dan, hasilnya ternyata rakyat di negara itu sekarang bisa hidup lebih baik," katanya.

Ketua Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Nanat Fatah Natsir, menegaskan pemerintah hendaknya segera menuntaskan kasus BLBI tapi tidak dengan cara yang merugikan rakyat.

"Ini yang tidak adil. Seharusnya BLBI itu segera dituntaskan. Dikejar sampai ketemu pelakunya, masa rakyat yang disuruh membayar utang yang mereka korupsi," tegas dia.

Nanat menambahkan pemerintah dan penegak hukum belum menunjukan keseriusannya dalam menuntaskan kasus ini. "Saya melihat sekarang tidak ada upaya-upaya penuntasan yang kongkrit dari aparat penegak hukum Indonesia. Seperti ditutup itu karena memang susah. Terkesan dihilangkan mungkin karena terlalu lama juga kasusnya," tuturnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas