Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Citra Surya khawatirkan Dampak Ketentuan DP KPR 30 Persen

PT Ciputra Surya (TRS) mengkhawatirkan Aturan LTV (Loan To Value) Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar 30 persen yang berlaku semenjak Juni 2012.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Arif Wicaksono
Editor: Sugiyarto

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Arif Wicaksono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Ciputra Surya (TRS) mengkhawatirkan Aturan LTV (Loan To Value) Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar 30 persen yang berlaku semenjak Juni 2012. CTRS yakin peraturan itu bakal berdampak kepada pembeli baru mereka.

"Kami waspadai aturan ini sebab akan berdampak kepada pembeli baru yang mau memiliki rumah," ujar Harun Hajadi, Managing Director CTRS, saat ditemui disela-sela acara Bisnis Indonesia, di Jakarta (12/07/2012)

Ia menjelaskan bahwa aturan ini membahayakan untuk pembeli baru yang akan membeli rumah."Membahayakan sebab mereka kan langsung beli, padahal bunga kredit di kita kan tinggi," jelasnya.

Jadi, jika biasanya mereka membeli sebanyak 50 juta dari harga Rp 500 juta, maka mereka membeli dengan harga Rp  150 juta. Ia menilai hal ini memberatkan pembeli baru itu. "Mereka harus mengumpulkan dana yang besar untuk membiayai DP rumah saja," katanya.

Selama ini sekitar 60 persen pembeli rumah di CTRS menggunakan bunga KPR sedangkan sisanya menggunakan bunga non-KPR. Tidak hanya itu, beberapa diantaranya sudah diatas 50  persen menggunakan bunga KPR."Pembeli Ciputra di Sidoardjo sudah mencapai 95 persen KPR," katanya.   

Namun, meskipun khawatir terhadap perolehan marketing sales,  ia belum mau mengoreksi targetnya yang Rp 2,13 trilliun tahun ini. Alasannya, peraturan ini baru diberlakukan pada bulan Juni 2012."Baru akan terasa di Semester II 2012, kan aturannya baru mulai Juni," jelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Untuk itu menyiapkan berbagai strategi baru seperti perbaikan unit dan penyicilan Down Payment (DP)." DP akan kita cicil empat kali, dan unit -unit akan kita perbaiki juga," jelasnya.(*)

BACA JUGA:


Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas