Boediono Minta Pemda Tambah Dana Swasembada Pangan
Wapres Boediono minta Pemda meningkatkan komitmennya mencapai target swasembada pangan di daerahnya masing-masing.
Penulis:
Srihandriatmo Malau
Editor:
Sugiyarto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Boediono menegaskan pemerintah daerah harus meningkatkan komitmennya mencapai target swasembada pangan di daerahnya masing-masing.
Untuk itu Pemda harus meningkatkan koordinasi program yang lebih baik dan dukungan dana APBD yang cukup.
Selain itu, untuk mencapai ketahanan pangan, lanjut mantan Gubernur Bank Indonesia ini, BUMN/BUMD juga harus mengambil peran yang lebih besar lagi dalam program-program swasembada pangan, termasuk mendukung permodalan.
Pun demikian, kementerian dan lembaga terkait menyusun langkah - langkah khusus untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi melalui upgrading lembaga-lembaga riset yang ada, termasuk di bidang bioteknologi pertanian pangan. Selain itu, mempercepat laju diseminasi dan adopsi hasil-hasil riset tersebut di kalangan petani.
"Dalam kaitan ini saya minta dikaji cermat imbangan yang tepat antara alokasi anggaran untuk subsidi dan alokasi anggaran untuk mendukung program peningkatan produktivitas melalui teknologi dalam APBN dan APBD," kata Boediono saat memberikan pengarahan pada rapat pleno Dewan Ketahanan Pangan Nasional di Hotel Indonesia Kempinsky, Jakarta, Rabu (18/7/2012).
Perlu disusun dan dilaksanakan program bersama komprehensif antara Pemerintah -Swasta untuk meningkatkan jumlah dan mutu SDM di daerah. "Baik itu di bidang pertanian dan industri pendukungnya, mulai dari SDM Pemulia, Budidaya, Teknologi Pertanian, Teknologi Pangan hingga Kewirausahaan," katanya.
Perlu juga disusun dan dilaksanakan program yang terpadu dan sistematis untuk meningkatkan kapasitas seluruh mata rantai industri pertanian. Hal ini mulai dari hulu hingga hilir, yang mencakup industri benih, pupuk, pakan, pestisida dan alsintan.
Lebih lanjut, sistem informasi produksi dan sistem informasi pasar yang ada perlu diefektifkan dan ditingkatkan kualitasnya. Sehingga makin bermanfaat nyata bagi produsen maupun konsumen yang melaksanakan transaksi sehari-hari. (*)
BACA JUGA: