Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Danamon Spin Off Unit Syariah Dua Tahun Lagi

Bank Danamon Syariah berencana melakukan spin off dengan induk usaha dalam beberapa tahun ke depan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Arif Wicaksono
Editor: Sugiyarto

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Arif Wicaksono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Danamon Indonesia Tbk atau Bank Danamon Syariah berencana melakukan spin off dengan induk usaha dalam beberapa tahun kedepan. Kepastian spin off itu akan terlaksana jika assetnya mencapai Rp 5 trilliun.

"Sekarang aset kita Rp 2 trilliun kalau berjalan lanjar dalam 2-3 tahun lagi kita capai Rp 5 trilliun maka kita  sudah bisa spin off," kata Heri Hikmanto, Direktur Bank Syariah Danamon, di Jakarta (18/07/2012)

Penambahan aset akan terus dilakukan dengan membangun kantor cabang. Untuk tahun ini saja, Bank Danamon Syariah  sudah merencanakan akan membangun 78 kantor.

Ia pun mengaku sampai dengan Semester 2 2012 jumlah kantor Bank Danamon Syariah sudah mencapai sekitar 150 kantor dan 37 office channeling syariah yang tersebar di seluruh indonesia.

Rencananya, sampai dengan akhir tahun ia akan menambah kantor sampai dengan mencapai 161 kantor syariah 134 office channeling. 

Penambahan ini juga meliputi penambahan Sumber Daya Manusia (SDM). SDM bertambah signifikant yang tadinya 418 menjadi 1000 untuk perbandingan semester pertama 2012 dengan tahun sebelumnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Maka dari itu ia enggan mengungkapkan labanya."Kita masih ekspansi aset sebab kantor itu kan perlu karyawan makanya untuk sementara target laba bersih dan pendapatan masih disclose dahulu," jelasnya.

Adapun, sampai dengan semester 1 2012, pendapatan Bank Danamon Syariah sudah mencapai Rp 1,1 trilliun atau naik 37 persen dari tahun lalu yang mencapai Rp 800 miliar.

Pendapatan ini dikontribusikan oleh gadai emas sebanyak 91 miliar, dan sisanya dikontribusikan oleh Kredit usaha menengah dan kecil (SME) serta koperasi." Sebagian besar di SME dan Koperasi, ya 50:50 lah gadai emas masih sedikit,"ujarnya.  (*)

BACA JUGA:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas