Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Krisis Bakal Picu Bencana Kelaparan

Lonjakan harga itu telah menyebabkan bencana kelaparan mulai dari Bangladesh hingga Haiti dengan total korban melebihi satu miliar jiwa.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Sugiyarto

TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK - Harga komoditas pangan mencapai rekor baru sepanjang periode 2007-2008 akibat imbas dari krisis keuangan dan musim kemarau terburuk yang melanda Amerika Serikat (AS). Lonjakan harga itu telah menyebabkan bencana kelaparan mulai dari Bangladesh hingga Haiti dengan total korban melebihi satu miliar jiwa.

Justin Forsyth, chief executive dari organisasi Save the Children, menyatakan kenaikan harga pangan akan berimbas negatif pada masyarakat miskin di dunia. "Banyak orang kini dalam posisi rentan," ujarnya.

"Berlanjutnya kemarau dan kenaikan harga pangan semakin memberatkan nasib mereka," tambahnya.

Namun, Kepala ekonom di Departemen Pertanian AS, Joseph Glauber, menepis kekhawatiran tersebut. Ia optimis situasi harga komoditas pangan sekarang jauh lebih baik ketimbang kasus pada 2008.

"Harga kini memang naik. Tak perlu diragukan lagi. Tapi, kami mempunyai cadangan gandum sangat sedikit pada 2007-2008. Saat ini, kami tidak melihat hal itu (kelangkaan cadangan)," ujarnya. (rts/afp/*)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas