Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Foke: Harga Kedelai Naik karena Gagal Panen

Pria berkumis mengaku terus meminta kepada para perajin tempe dan tahu, agar tetap tenang menyikapi kelangkaan kedelai di pasaran.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengungkapkan, penyebab kenaikan harga kedelai yang menjadi bahan baku tempe dan tahu, bukan semata akibat spekulan pasar.

"Itu bukan hanya spekulasi, tapi karena musim panen yang gagal di dunia, menyebabkan harga dunia soya kacang kedelai melonjak," ujar Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, usai menggelar safari Ramadan di Masjid Baitussalam, Komplek Paspampres, Komseko Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (26/7/2012).

Pria berkumis mengaku terus meminta kepada para perajin tempe dan tahu, agar tetap tenang menyikapi kelangkaan kedelai di pasaran.

"Kami sudah bersurat, mendesak Mentan supaya ada penyelesaian. Menurut info, pemerintah pusat akan mencarikan penyelesaian. Antara lain, menghilangkan pajak impor, sehingga kedelai akan lebih murah," papar cagub DKI yang maju pada putaran kedua Pilgub Jakarta.

Masalah krisis kedelai, lanjut Foke, bukan sekadar masalah Jakarta, melainkan juga masalah nasional.

Menurutnya, pengambil kebijakan untuk menyelesaikan masalah tersebut, bukan Pemprov DKI, melainkan pemerintah pusat.

Foke juga mengimbau agar perajin tahu dan tempe yang hendak berunjuk rasa, tidak berbuat anarkis.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau berbuat anarkis, nanti mereka (perajin tahu dan tempe) yang diminta pertanggungjawabannya," cetusnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI berjanji menggelar dialog dengan perajin tahu dan tempe di Jakarta, terkait kelangkaan kedelai. (*)

BACA JUGA

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas