Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Mencegah Kebangkrutan, Nokia Tutup Pabriknya di Finlandia

Nokia berencana kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) ribuan karyawannya dan menutup salah satu pabriknya di Salo, Finlandia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Sugiyarto

TRIBUNNEWS.COM, HELSINKI - Nokia berencana kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) ribuan karyawannya dan menutup salah satu pabriknya di Salo, Finlandia.

Rencana ini sebagai salah satu alternatif manajemen menghemat dan menyelamatkan perusahaan dari kebangkrutan. Saat ini  produsen telepon seluler (ponsel) asal Finlandia tengah menggelar serangkaian pembicaraan dengan perwakilan serikat pekerja setempat agar keputusannya mem-PHK dan menutup pabrik Salo dapat diterima karyawannya.

Pada 14 Juni lalu, Nokia mengungkapkan rencana restrukturisasi bisnis secara global, termasuk pemangkasan jumlah karyawan sebanyak 10.000 orang di seluruh dunia dan penghentian produksi di pabrik Salo. "Produksi telah dihentikan di pabrik itu (Salo) dan 780 orang akan kehilangan pekerjaan tahun ini," demikian pernyataan Nokia di Helsinki, Finlandia.

Kinerja Nokia semakin memburuk di tengah ketatnya persaingan di pasar ponsel dan smartphone global. Pekan lalu, Nokia membukukan kerugian besar sepanjang kuartal kedua tahun ini sekitar 1,41 miliar euro (1,74 miliar dollar AS). Angka itu empat kali lipat lebih besar besar ketimbang nilai kerugian pada periode sama tahun lalu.

Memburuknya kinerja Nokia itu membuat dua lembaga pemeringkat utang internasional, Moody’s dan Fitch menurunkan peringkat kredit perusahaan itu dan menyematkan penilaian negatif pada prospek bisnisnya. Awal pekan ini, Moody’s menurunkan peringkat utang Nokia sebanyak dua tingkat menjadi Ba3 alias tak layak jual. (afp/rtr)

BACA JUGA:

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas