Lewat Game Judi, Facebook Ingin Dongkrak Pendapatan
Facebook ingin mendongkrat pendapatan dari game dengan mengizinkan game online di situs social media tersebut
Editor:
Dahlan Dahi
TRIBUNNEWS.COM - Di balik keputusan kontroversial Facebook mengizinkan aplikasi game judi online ke dalam situsnya diduga terkait dengan upaya situs social media ini mendongkrak pendapatan.
Pendapatan Facebook dari game pada kuartal kedua 2012 sebesar 192 juta dolar Amerika Serikat, hanya tumbuh 3,6 persen pada periode yang sama tahun lalu, menurut insidefacebook.com.
TRIBUNnews.com memberitakan, saham Facebook telah meluncur ke bawah senilai 47 persen sejak peluncuran saham perdana dengan nilai 38 dolar per saham.
Kekayaan pendirinya, Mark Zuckerberg, juga merosot akibat jatuhnya harga saham Facebook tersebut (lihat, Pendiri Facebook Terlempar dari Daftar 10 Orang Terkaya).
Facebook, membuka aplikasi game judi dengan taruhan uang (real money) di London, Inggris.
BBC melaporkan, ini merupakan aplikasi pertama dari Facebook --yang terus turun nilai sahamnya-- yang melibatkan uang dan berbau judi.
BBM menyebut aplikasi baru Facebook tersebut sebagai "a real-money gambling app".
Dengan demikian, Facebook bukan lagi sekadar social media melainkan situs judi online.
Situs MSNBC, yang melansir berita Reuters, menyebut langkah Facebook itu dengan kalimat ini: opening its doors to gambling for the first time (Facebook membuka pintunya buat judi untuk pertama kalinya).
Aplikasi judi dari Facebook itu diberi nama Bingo Friendzy, aplikasi yang dibangun perusahaan judi online, Gamesys, yang berbasis di London, Inggris.
Lihat Juga: Facebook Jadi Situs Judi Online di Inggris
Keputusan Facebook itu kontroversial karena di negaranya Facebook, Amerika Serikat, judi merupakan kegiatan ilegal, demikian insidefacebook.com.
"Judi dengan uang (real money) ilegal di Amerika Serikat, tapi Facebook mengizinkan game judi di negara lain dan akan menjadi sumber pendapatan yang signifikan," tambahnya.(*)
Baca Juga
Baca tanpa iklan