Pasar Cloud Computing di Indonesia Semakin Menggiurkan
Sejak diperkenalkan beberapa tahun belakangan, bisnis cloud computing semakin menggeliat di Tanah Air.
Penulis:
Choirul Arifin
Editor:
Sugiyarto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejak diperkenalkan beberapa tahun belakangan, bisnis cloud computing semakin menggeliat di Tanah Air. Sejumlah pemain lokal resmi memproklamirkan diri menggarap bisnis ini, seperti yang dilakukan PT Telkom Tbk dengan dukungan dana tak sedikit untuk mendukung kampanye beriklannya di berbagai media.
Selain pemain lokal, pemain asing kini juga agresif menggarap jasa ini, setidaknya sejak dua tahun terakhir. Seperti dilakukan PT SAP Indonesia. Perusahaan ini kini berhasil menggaet banyak perusahaan multinasional dan lokal di Indonesia menjadi pelanggannya.
Perusahaan resellernya, PT Daya Dimensi, kini memiliki 14 klien perusahaaan lokal. Klien terbesarnya adalah Bank Mandiri Tbk untuk pengelolaan sumber daya manusia untuk seluruh kantor cabangnya di Indonesia.
Menurut Graham McClough, Vice President untuk cloud, SAP South East Asia dalam acara temu media di Jakarta mengemukakan, cloud computing mengubah cara pelanggan menggunakan perangkat komputasinya.
Dia berambisi menjadi SAP menjadi pemimpin dunia di layanan cloud computing dengan menajamkan strategi bisnisnya di bidang tersebut. Terlebih, sejak perusahaan ini diakuisisi oleh SuccessFactor pada akhir 2011 lalu.
"Kami memberikan fleksibilitas kepada pelanggan untuk melakukan inovasi pada bisnis pelanggan dan mereka hanya perlu membayar yang mereka butuhkan saja. Kami juga merancang solusi-solusi khusus yang bisa diadopsi pelanggan kami sesuai perubahan kebutuhan bisnisnya dan menjalankannya dengan cepat dan lebih baik," kata McClough.
"Strategi bisnis cloud kami di SAP adalah software sebagai layanan dan platform sebagai layanan dengan fokus pada solusi yang membantu pelangggan mengelola konsumen mereka, mengelola people, dan keuangan," imbuh Graham McClough.
"Kami tidak bermain di bisnis infrastruktur cloud. Platform cloud kami sediakan untuk perusahaan yang akan mengembangkan aplikasi-aplikasi yang nantinya akan di-deploy ke dalam cloud. Kita masuk di penyediaan layanan software services dan melalui layanan ini customer bisa langsung merasakan kegunaan aplikasi untuk mendukung aktivitas bisnisnya sehari-hari tanpa perlu dipusingkan oleh penyediaan infrastruktur," lanjut dia.
Singgih Wandojo, Managing Director PT SAP Indonesia, menyebutkan, cloud akan menjadi area yang menjadi perhatian para chief information officer (CIO) di Indonesia saat ini dan di masa datang.
Ini karena semakin meningkatnya kebutuhan akan sebuah lingkungan virtual yang dapat mendukung perubahan aplikasi-aplikasi yang digunakan perusahaannya dalam menjalankan bisnis secara cepat dan tepat. (*)
BACA JUGA: