Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Kebutuhan Gula di Perbatasan Harus Terpenuhi

Wakil Ketua Umum Kadin(Kamar Dagang dan Industri Indonesia) Bidang Perdagangan, Distribusi, dan Logistik, Natsir Mansyur

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kadin(Kamar Dagang dan Industri Indonesia) Bidang Perdagangan, Distribusi, dan Logistik, Natsir Mansyur menjelaskan kebutuhan gula konsumsi untuk daerah perbatasan melalui impor dari negara tetangga harusnya dapat terpenuhi.

Karena itu Natsir meminta agar masyarakat perbatasan jangan dibebani dengan urusan yang sulit untuk mengatasi kebutuhan pangan gula.

"Saya kira pemerintah pusat memahami persoalan gula nasional, namun keinginan untuk membenahi pergulaan nasional tidak mampu,"ujar Natsir di kantornya, Senin (1/10/2012).

Menurut Natsir kemampuan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) sebagai produsen gula terbesar untuk melayani kebutuhan gula nasional jauh dari harapan dan Dewan Gula Indonesia sebagai lembaga yang menghimpun pergulaan nasional. Selain itu Natsir menilai Dewan Gula Indonesia tidak mampu menjalankan fungsinya.

"Ditambah fungsi pengawasan panja gula DPR RI yang kurang optimal, dan KPPU sulit untuk membongkar kartel gula,"ungkap Natsir.

Masalah gula di tanah air tidak lepas dari ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran. Dari data Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), kebutuhan gula dalam negeri mencapai 2,7 juta ton.

Sedangkan saat ini baru mencapai 2,1 juta ton.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas