Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Hadir Pasar Apung di Sentul City Bagi Pecinta Kuliner

Pengembang kawasan PT Sentul City Tbk (BKSL) memiliki program pengembangan fasilitas untuk melengkapi

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Widiyabuana Slay

TRIBUNNEWS.COM, SENTUL - Pengembang kawasan  PT Sentul City Tbk (BKSL) memiliki program pengembangan fasilitas untuk melengkapi kawasan Sentul City dengan berbagai fasilitas perkotaan yang sesuai dengan kebutuhan penghuninya maupun mendukung kawasan regionalnya. Demikian rilis yang dikirim ke redaksi Tribunnews.com, Minggu (7/10/2012).

Penambahan fasilitas tersebut antara lain adalah Ecopark dan Pasar Apung yang akan menjadi pusat Eat and Eat beserta Bondan Winarno, Green Savannah Hotel dan fasilitas lainnya di kawasan Central Bisnis Distric (CBD), Rumah Sakit Pertamina Sentul City dan Jungle land Theme Park.

Sentul City saat mengembangkan hunian untuk pangsa pasar menengah ke atas. Sedangkan untuk pangsa pasar menengah ke bawah, digarap oleh Sentul Nirwana dimana Sentul City memiliki saham sebesar 50 persen .

Chief Operational Officer Sentul City, Bob Mok, mengatakan bahwa Sentul City dan Sentul Nirwana  bukanlah  sebagai kompetitor, tapi justru saling melengkapi dari target pasar kebutuhan perumahan. Sejak didirikan pada 1994, terdapat 41 cluster dengan sekitar  8.500 unit rumah, di mana 1.819 unitnya berupa kavling.

Dan sejak 2009, pengembangan hunian diarahkan kepada rumah masal dengan berbagai tipe hunian yang sesuai dengan target pasar yang dibidik. Khusus untuk Sentul City sendiri, sampai dengan akhir September 2012, telah dibangun rumah sebanyak 264 unit dan direncanakan pada kuartal ke IV akan ada pembangunan rumah baru sebanyak  40 unit.  Dengan demikian, total hunian yang dibangun pada tahun ini mencapai  304 unit.   

BISNIS POPULER

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas