Masih Ada 5,2 Juta Anak di Bawah Umur Jadi Pekerja
Negara masih setengah hati. Katanya tiap tahun meningkat, klaimnya seperti itu.
Penulis:
Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor:
Sugiyarto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Resourch Center FITRA Yeni Sucipto
menjelaskan, pada tahun 2013 alokasi pekerja anak ke dunia pendidikan masih belum mencapai sasaran. Meski alokasi pendidikan ke dunia anak ke pendidikan meningkat, tapi alokasi dananya Rp 230 miliar cuma untuk 240 ribu jiwa anak.
Yeni Sucipto menjelaskan, kalau angka kasus pekerja usia 15-19 tahun mencapai 5,2 juta jiwa tahun ini. Dengan hanya 240 ribu jiwa yang dialokasi, kenaikan tingkat pekerja anak-anak akan terus bertambah tiap tahun.
"Negara masih setengah hati. Katanya tiap tahun meningkat, klaimnya seperti itu,"ujar Yeni Sucipto, Minggu (7/10/2012).
Data dari Menakertrans pada bulan Februari 2012, menjelaskan dana Rp 230 miliar diambil dari APBN untuk alokasi pekerja anak dibawah umur ke dunia pendidikan. Yeni menjelaskan kalau untuk mengalokasikan 1 anak bisa cukup dengan dana Rp957 ribu.
"Sebenarnya anggaran untuk alokasi anak ke dunia pendidikan hanya Rp 957 ribu, jadi harusnya bisa mengalokasikan lebih banyak anak-anak masuk kembali ke dunia pendidikan,"ungkap Yeni. (*)
BACA JUGA: