Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

ASSA Targetkan Pendapatan Rp 1,071 Trilliun di 2013

ASSA menargetkan pendapatan pada 2013 sebesar Rp 1,071 triliun. Adapun target laba bersihnya dipatok mencapai Rp 138 miliar untuk tahun depan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Arif Wicaksono
Editor: Sugiyarto
zoom-in ASSA Targetkan Pendapatan Rp 1,071 Trilliun di 2013
ist
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Arif Wicaksono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah melakukan penawaran saham perdana (IPO) PT Adi Sarana Armada Tbk, ASSA, bergiat menaikan pendapatan dan laba bersihnya di 2013.

ASSA menargetkan pendapatan pada 2013 sebesar Rp 1,071 triliun. Adapun  target laba bersihnya dipatok mencapai  Rp 138 miliar untuk tahun depan.

Direktur Keuangan  PT Adi Sarana Armada Tbk, Hindra Tahujaya, mengatakan bahwa untuk mendukung laba dan pendapatan, belanja modal perusahaan dipatok sebesar Rp 600 miliar  sampai dengan Rp700 miliar.

"Dana ini akan digunakan untuk pembelian 3700 unit kendaraan baru sampai dengan akhir tahun depan," ujarnya di Jakarta, (15/10/2012). 

Ia juga mengatakan bahwa sekitar 60 persen pendanaan akan didapatkan melalui pendapatan melalui pelaksanaan penawaran saham perdana sedangkan sisanya melalui obligasi ataupun pembiayaan melalui perbankan.

"Sisanya melalui refinancing dan pembiayaan, bank, namun kami belum tentukan kepastiannya," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, perseroan juga berencana untuk ekpansi cabang perusahaan di Jakarta, Samarinda dan Lampung. Dana yang disiapkan mencapai Rp 60 -70 miliar untuk pembangunan cabang  rental mobilnya.

Adapun pendapatan tahun ini, akan ditargetkan mencapai Rp 800 miliar, sedangkan pendapatan tahun lalu mencapai Rp 567,4 miliar. Hingga Semester 1 2012 pendapatan ASSA sudah mencapai Rp 353,61 miliar.

Seperti diketahui, saat ini kontribusi pendapatan terbesar berasal dari rental mobil sekitar 67 persen, logistik 12 persen, dan penjualan mobil bekas sebanyak 10 persen, dan sisanya berasal dari driver services. (*)

BACA JUGA:


Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas