Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
Live
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

BII Ukir Sejarah Laba Bersih Tumbuh 66 Persen

PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) membukukan rekor laba bersih setelah pajak

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) membukukan rekor laba bersih setelah pajak dan kepentingan non pengendali (PATAMI) untuk sembilan bulan pertama yang berakhir pada 30 September 2012 sebesar Rp922 miliar atau naik 66 persen.

Tercatat, laba sebelum pajak tercatat mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 62 persen. Capain ini adalah untuk pertama kalinya mencapai  Rp1,3 triliun dibandingkan Rp 790 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

"Pencapaian kami pada sembilan bulan pertama 2012 mencerminkan komitmen kami pada pertumbuhan bisnis berkelanjutan, perbaikan kualitas aset, peningkatan efisiensi dan keseluruhan operasional bisnis. Kami akan lebih meningkatkan pertumbuhan profitabilitas lebih lanjut  sejalan dengan fokus  kami meningkatkan pertumbuhan bisnis inti dengan tetap membangun kapasitas dan kemampuan, serta mengembangkan talent yang ada sebagai aset terpenting. Saya yakin kinerja kami akan terus meningkat sejalan dengan perbaikan fundamentals yang kami lakukan serta meningkatkan pertumbuhan bisnis dengan penuh tanggung jawab," Presiden Direktur BII, Dato’ Khairussaleh Ramli mengatakan di Jakarta, Senin (29/10/2012).

Selain itu, BII kembali membukukan pertumbuhan kredit yang kuat pada sembilan bulan pertama 2012 dengan portofolio kredit naik 22 persen dari Rp 62,0 triliun pada September 2011 menjadi Rp 75,9 triliun pada September 2012. Kredit Global Wholesale Banking yang merupakan kredit korporasi dan komersial memberikan kontribusi 37 persen dari total kredit, sementara kredit UKM dan Konsumer masing-masing sebesar 28 persen dan 35 persen.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas