Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
Live
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

CPA Australia Perkuat IAI dan Kampus Indonesia

Tanpa standar akuntasi dan pelaporan keuangan yang memadai pasar modal tidak dapat berfungsi dengan baik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Sugiyarto
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ekonomi Indonesia tumbuh dengan sangat cepat serta didorong oleh peran serta dana dan investasi asing. Meski peluang terbuka lebar, masih ada investor yang ragu untuk masuk ke Indonesia.

Isu yang menjadi perhatian para investor adalah perihal pelaporan keuangan. Situasi disebabkan oleh pandangan bahwa standar pelaporan keuangan dan jumlah akuntan berkualitas yang dinilai belum mencukupi kebutuhan pasar.

Tanpa standar akuntasi dan pelaporan keuangan yang memadai dan akuntan berkualitas yang melaksanakannya, pasar modal tidak dapat berfungsi dengan baik karena pelaporan keuangan merupakan produk utama di dalam mekanisme pasar modal.

Stakeholder (pekerja, pemasok, pelanggan, kreditur, investor, pemerintah, dll) membutuhkan pelaporan keuangan yang efektif, cepat, dapat diperbandingkan (comparable) dan transparan dalam mengambil keputusan bisnis setiap hari.

“Untuk menjawab tantangan tersebut, CPA Australia Jakarta Office mengambil inisiatif untuk tidak hanya melayani para anggotanya, namun juga memperkuat profesi akuntan di Indonesia secara menyeluruh,” ungkap Chief Operating Officer CPA Australia Adam Awty saat penandatangan kolaborasi dengan sejumlah kampus di Jakarta, Kamis (31/10/2012).

Badan akuntansi dunia CPA Australia secara resmi berkolaborasi dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), Institut Akuntan Manajemen Indonesia (IAMI), Universitas Indonesia, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Universitas Bina Nusantara, dan Perbanas Institute.

Kehadiran CPA Australia di Indonesia merupakan komitmen dalam memberi dukungan dan layanan terbaik bagi anggotanya dan membuka kesempatan bagi akuntan Indonesia untuk memperluas jejaring dan meningkatkan karier.

Rekomendasi Untuk Anda

Gagasan CPA Australia menjalin kerjasamasa dengan asosiasi dan universitas nasional bertujuan untuk mendorong perkembangan profesi akuntan di Indonesia.

CPA Australia sangat menghargai dukungan IAI selama ini yang telah membantu melayani para anggota selama bertahun-tahun. Oleh karena itu, untuk terus berkontribusi pada perkembangan profesi akuntansi, kerja sama pun dibangun dalam wilayah pelatihan dan/atau seminar tentang International Financial Reporting Standards (IFRS) dan International Standards on Auditing (ISAs).

"Bagi universitas, CPA Australia Jakarta Office memberikan akreditasi profesional ke dalam kurikulum, khususnya Jurusan Akuntansi yang akan memberikan kemampuan akuntansi yang lebih tinggi kepada para mahasiswa. Mahasiswa dari Universitas Indonesia dan Universitas Bina Nusantara dengan demikian dapat memulai karier sebagai akuntan profesional segera setelah menyelesaikan kuliah mereka," tuturnya.

Kerja sama yang telah terjalin sebelumnya dengan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dan Perbanas Institute diperkuat dengan adanya penandatanganan kerja sama dimana salah satunya untuk memfasilitasi proses akreditasi.

“Pendidikan dalam profesi akuntansi sangatlah penting. Pendidikan tidak hanya akan meningkatkan karier perorangan tetapi juga terkait pada keberlangsungan pertumbuhan ekonomi dan bisnis,” ungkap Agus Suparto, Kepala Bidang Pembinaan Akuntan, Pusat Pembinaan Akuntan Jasa dan Penilai (PPAJP).

Program CPA disusun untuk membuka potensi dan mendorong peningkatan karier, bagi berbagai sektor atau spesialisasi – dari analis bisnis sampai CFO, dari industry perbankan sampai manufaktur. Program CPA terdiri dari 14 ujian pada foundation level (tingkat dasar) dan professional (professional level), yang juga menggabungkan penerapan practical experience requirement (praktik kerja). Sebagai salah satu badan akuntansi terbesar di dunia, CPA Australia dinilai sebagai preferred secondary professional designation yang berada di 119 negara dengan lebih dari 139,000 anggota.

“Kami menantikan kerjasama dengan lembaga akuntansi nasional, pemerintah, perusahaan dan lembaga  pendidikan dalam membangun profesi akuntan yang tidak hanya dapat mendukung ekonomi Indonesia untuk bertahan di dalam kerentanan global, namun juga mendorong kesempatan untuk tumbuh dan berkembang,” tambah Adam Awty. (Eko Sutriyanto)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas