Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun Bisnis
LIVE ●
tag populer

Laba BRI mencapai Rp 13,01 Triliun

Sampai Triwulan III-2012 kinerja keungan Bank BRI tetap kinclong dengan membukukan keuntungan sebesar Rp 13,01 triliun.

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Sugiyarto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Sampai Triwulan III-2012 kinerja keungan Bank BRI tetap kinclong dengan membukukan keuntungan sebesar Rp 13,01 triliun.

Bank yang mempunyai bisnis micro banking terbesar di dunia, sampai dengan Triwulan III Tahun 2012 secara year on year berhasil melakukan penyaluran kredit mikro sebesar Rp.84,9 triliun kepada 3,9 juta debitur mikro baru.

Penyaluran kredit tersebut menghasilkan outstanding kredit sebesar Rp.101,1 triliun pada akhir September 2012 dengan debitur mikro yang dibiayai BRI mencapai lebih dari 5,5 juta orang.

Sesuai dengan karakteristik pengusaha mikro yang prudent, mereka membutuhkan kredit sesuai dengan putaran cash flownya, sehingga terdapat debitur yang melunasi kreditnya untuk kemudian berbank lagi disaat membutuhkan modal usahanya kembali.

Upaya lain yang dilakukan BRI dalam pengembangan segmen UMKM adalah dengan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga Triwulan III Tahun 2012 Bank BRI menyumbang porsi terbesar dalam realisasi penyaluran KUR dibandingkan bank penyalur KUR lainnya.

Outstanding KUR Bank BRI pada Triwulan III Tahun 2012 sebesar Rp 18,7 triliun dengan total debitur sejumlah 2,095 juta debitur. Penyaluran KUR mikro juga terus meningkat. Per September 2012, outstanding KUR Mikro mencapai Rp.13,7 triliun atau meningkat 35,6% dari Triwulan III Tahun 2011. Debitur KUR BRI merupakan cikal bakal debitur komersial BRI dengan kinerja dan perkembangan bisnis yang baik.

Ekspansi kredit mikro Bank BRI yang dibarengi oleh peningkatan jumlah debitur mencerminkan perluasan jangkauan dan pelayanan Bank BRI kedalam masyarakat mikro Indonesia.

Walaupun terus berekspansi, Bank BRI tidak melupakan prinsip kehati-hatian. Hal ini tercermin dalam keberhasilan Bank BRI untuk menekan tingkat NPL Gross dari 3,26% di Triwulan III Tahun 2011 menjadi 2,33% di Triwulan III Tahun 2012. Bahkan tingkat NPL kredit mikro Bank BRI selalu terjaga dibawah 2% dalam 5 tahun berturut-turut, dimana NPL kredit mikro pada Triwulan III Tahun 2012 adalah sebesar 1,35%.

Dalam penghimpunan dana, Bank BRI berhasil meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 20,48% dari Rp 309,71 triliun di Triwulan III Tahun 2011 menjadi sebesar Rp 373,14 triliun di Triwulan III Tahun 2012.

Pencapaian tersebut tidak lepas dari dukungan kegiatan pemasaran yang telah dilakukan, pengembangan jaringan unit kerja maupun electronic channel dan pengembangan fitur produk simpanan, serta peningkatan dana murah. Komposisi DPK Bank BRI pada Triwulan III Tahun 2012 masing-masing adalah Giro Rp 68,12 triliun (18,25%), Tabungan Rp 158,63 triliun (42,51%) dan Deposito Rp 146,39 triliun (39,23%).

Bank BRI berhasil melakukan pengembangan jaringan unit kerja dan e-channel  yang bertujuan untuk memberikan kemudahan akses kepada bank. Pengembangan jaringan unit kerja mengalami peningkatan dari 7.738 kantor di Triwulan III Tahun 2011 menjadi 8.888 kantor di Triwulan III Tahun 2012.

Rekomendasi Untuk Anda

Penambahan e-channel yang meliputi penambahan ATM meningkat pesat dari 6.733 unit di Triwulan III Tahun 2011 menjadi 11.623 unit di Triwulan III Tahun 2012. Sementara itu penambahan EDC juga meningkat pesat dari 18.030 unit di Triwulan III Tahun 2011 menjadi 37.507 unit di Triwulan III Tahun 2012.

Dengan adanya peningkatan penyaluran kredit dan pertumbuhan DPK, maka komposisi Loan to Deposit Ratio (LDR) Bank BRI menjadi sebesar 85,23%. Rasio profitabilitas ROA mengalami peningkatan dari 4,67% pada Triwulan III Tahun 2011 menjadi sebesar 4,87% pada Triwulan III Tahun 2012.

Capital Adequacy Ratio (CAR) Bank BRI meningkat dari 14,84% di Triwulan III Tahun 2011 menjadi 15,95% pada Triwulan III Tahun 2012. Peningkatan efisiensi dapat dilihat pada nilai BOPO yang menurun dari 67,93% pada Triwulan III Tahun 2011 menjadi sebesar 61,76% pada Triwulan III Tahun 2012. (Aco)

BACA JUGA:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Atas