Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Selesai Lapor BK DPR Dirut Merpati Takut Bicara

Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines (Merpati) Rudi Setyopurnomo nampak ketakutan setelah keluar dari Badan Kehormatan DPR RI.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Sugiyarto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines  (Merpati) Rudi Setyopurnomo nampak ketakutan setelah keluar dari Badan Kehormatan DPR RI. Rudi yang didampingi dua ajudan, pada awalnya tak mau berkomentar ketika ditanya soal laporan Menteri BUMN Dahlan Iskan yang mengatakan ada anggota DPR meminta jatah perusahaan BUMN.

"Saya tidak menuduh apa-apa,"ujar Rudi Setyopurnomo seraya keluar gedung DPR, Selasa (20/11/2012).

Ketika ditanya mengenai adanya temuan permintaan jatah dari anggota DPR, Rudi Setyopurnomo enggan banyak berkomentar. Rudi mengatakan hanya ingin membuat Merpati bersih dari korupsi.

"Tanya ke Badan Kehormatan sajalah, saya mau beresin Merpati supaya baik dan bersih,"ungkap Rudi Setyopurnomo.

Dalam surat Dahlan Iskan, anggota dewan yang diduga memeras PT Merpati Nusantara Airlines adalah Sumaryoto. Namun, Sumaryoto telah membantahnya.

Dahlan Iskan kemudian menyerahkan kembali nama anggota dewan yang diduga melakukan pemerasan dalam kasus Merpati melalui sebuah surat. Di dalam surat itu, terdapat nama  Achsanul Qosasi, anggota Komisi XI dari Fraksi Partai Demokrat, M Ichlas El Qudsi, anggota Komisi XI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Andi Timo Pangerang dan Linda Megawati. Namun semua politisi tersebut sudah membantah melakukan pemerasan. (*)

BACA JUGA:

Rekomendasi Untuk Anda


Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas