Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Tiap Tahun BPOM Bebaskan 4.500 Kantin SD dari Makanan Berbahaya

BPOM tiap tahun menargetkan 4.500 Sekolah Dasar (SD) di Indonesia bebas dari jajanan yang mengandung bahan berbahaya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tiap tahun menargetkan 4.500 Sekolah Dasar (SD) di Indonesia bebas dari jajanan yang mengandung bahan berbahaya.

Menurut Direktur Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan BPOM, Halim Nababan, SD merupakan masa dimana anak rentan akan jajanan berbahaya.

"Kalau anak SD kan sudah dapat uang jajan sendiri, namun dia belum dapat menentukan mana jajanan yang sehat bagi dirinya," kata Halim Nababan di kantornya, Selasa (20/11/2012).

Untuk mengurangi risiko anak-anak SD di Indonesia BPOM memiliki program 'Gerakan Aksi Nasional Pangan Jajanan Anak Sekolah'. Dalam program ini BPOM mengintervensi kantin sekolah di Indonesia untuk bebas jajanan bahan berbahaya. Yaitu dengan penyuluhan terhadap pedagang yang ada di kantin sekolah.

"Selain itu kami juga menyediakan mobil laboratorium yang langsung memeriksa setiap jajanan yang ada di SD. Empat kali dalam setahun mobil itu mendatangi SD di indoensia," ujar Halim Nababan.

Halim mengatakan, keberhasilan Aksi Nasional PJAS memerlukan komitmen dan kontribusi nyata seluruh pemangku kepentingan di pusat maupun daerah. "Hingga tahun 2014 kami targetkan 18.000 SD bebas jajanan dengan bahan makanan berbahaya," ujar Halim. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

BACA JUGA:


Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas