Pengusaha Diminta Beri Perlindungan Perempuan Pekerja
Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi menyatakan perempuan pekerja masih belum mendapatkan perlakuan yang kurang baik.
Penulis:
Eko Sutriyanto
Editor:
Sugiyarto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi menyatakan perempuan pekerja masih belum mendapatkan perlakuan yang kurang baik, khususnya yang berada di lingkungan perusahaan tertentu. Untuk itu, ia menganggap penting menyadarkan pengusaha untuk memberikan perlindungan yang sama.
Contohnya, pekerja perempuan di pabrik rokok, rentan memberikan pengaruh buruk, pelecehan seksual, duduk terllau lama, bekerja dengan rokok. Mereka cenderung akan stress. Bagaimana menyadarkan pengusaha menjaga perlindungan perempuan pekerja sama dengan pekerjaan laki2.
"Bagaimana menyadarkan pengusaha, mereka mempunyai hak yang sama, perlindungan yang sama dengan pekerja laki-laki," tutur Nafsiah Mboi saat Pencanangan Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif (GP2SP) di Hotel Manhatan, Jakarta, Rabu (28/11/2012).
Tanpa kesamaan, yang akan berdampak terhadap daya tahan, mempengaruhi popduktivitas kerja, menyebabkan rentan terjadi kematian karena kondisi kesehatan yg kurang prima. Untuk mencapai sasaran, perlu didukung kerja cerdas. Caranya dengan melaksanakan pencanangan GP2SP.
Tenaga kerja wanita perlu juga diatur untuk mendapatkan perlakuan khusus sesuai dengan kodratnya karena berkait dengan kesehatan anak, bayi. Perempuan mempunyai kebutuhan khusus di lingkungan pekerjaan.
"Pencanangan ini terkait kesetaraan gender, meski banyak diperjuangkan. Syukurnya tidak ada aturan yang sifatnya diskriminasi terhadap hak perempuan sejak proklamasi," tuturnya. (Eko Sutriyanto)
Baca tanpa iklan