Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Perdagangan Saham Dibuka Wapres, IHSG Langsung Meroket

Wakil Presiden, Boediono membuka perdagangan saham perdana tahun 2012 di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (2/1/2012)

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Arif Wicaksono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Wakil Presiden, Boediono membuka perdagangan saham perdana tahun 2012 di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (2/1/2012).

Setelah dibuka Boediono pergerakan saham IHSG langsung mengalami kenaikan sebesar 0,25 persen ke level 4.329,98.

Kenaikan 48 saham mendorong reli bursa. Sedangkan 27 saham masih koreksi dan 53 saham lainnya masih diam di tempat.

Tujuh sektor berada di zona hijau. Sektor aneka industri memimpin kenaikan, sebesar 1,03 persen, menyusul sektor pertambangan yang naik 0,85 persen.

Beberapa saham-saham berkapitalisasi besar yang menempati urutan top gainers, antara lain PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) yang naik 1,83 persen ke Rp 5.550. Kemudian menyusul PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) yang menanjak 1,32 persen ke Rp 15.300 dan PT Semen Gresik (Persero) Tbk (SMGR) yang naik 0,95 persen ke Rp 16.000.

Sementara  saham-saham yang menempati posisi top losers di antaranya saham PT Global Mediacom Tbk (BMTR) yang anjlok 2,08 persen ke Rp 2.350 dan saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) yang turun 1,89 persen ke Rp 1.040.

Selain Wapres, turut hadir juga Menteri Keuangan, Agus Martowardojo, juga jajaran direksi Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Rekomendasi Untuk Anda

Boediono dalam sambutannya mengapresiasi pelaku pasar modal. Karena di tengah ketidakpastian, IHSG masih mencatat pertumbuhan menggembirakan.

"Kami gembira dan memberikan apresiasi kepada saudara semua, para pelaku dan pengelola pasar modal telah berhasil mencatat pertumbuhan IHSG di tahun 2012 ditengah situasi keuangan dunia yang penuh ketidakpastian saat ini" ujar Wapres Boediono.

Sebagai catatan saja, sepanjang 2012 IHSG naik 12,94 persen sehingga menutup perdagangan tahun lalu di level 4.316,69. Sayangnya, kenaikan IHSG masih kalah dibandingkan sejawatnya yang lain di Asia. IHSG hanya mampu menduduki posisi kedelapan di jajaran indeks saham beberapa bursa Asia Pasifik.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas