Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Kemenpera Salurkan BSPS Untuk 1.426 Rumah di Karangasem

Menteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz menyatakan, program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz menyatakan,  program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya BSPS di Karangasem, merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Kemenpera untuk membantu masyarakat agar dapat memiliki rumah yang layak huni.

"Kami akan terus mendorong terlaksananya program BSPS kepada masyarakat di daerah. Saat ini  jumlah rumah masyarakat yang telah dibantu melalui program BSPS di Kabupaten Karangasem telah mencapai 1.426 unit,"ujar Djan Faridz dalam siaran pers kepada Tribunnews.com, Selasa (8/1/2013).

Untuk mewujudkan daerah yang bebas dari rumah yang tidak layak huni tersebut,  pemerintah daerah bersama dengan tenaga pendamping masyarakat."Masyarakat itu sendiri diharapkan ikut berperan aktif dalam pendampingan serta proses pembangunan rumah tersebut," imbuh Djan Fardiz.

Berdasarkan data yang ada, jumlah penerima BSPS Provinsi Bali 2012 totalnya ada 2.741 unit rumah tersebar di 4 Kabupaten / Kota yakni Kabupaten Karang Asem 1.426 unit, Kabupaten Buleleng 39 unit, Kabupaten Klungkung 759 unit dan Lokasi Khusus di Kabupaten Gianjar 517 unit.

Realisasi Kegiatan BSPS di Kabupaten Karang Asem saat tersebar di delapan kecamatan diantaranya kecamatan Karangasem 228 Unit, Bebandem 239 unit, Manggis 57 unit, Selat 174 unit, Sideman 88 unit, Rendang 88 unit, Abang 379 unit, Kubu 173 unit.

Bupati Karangasem I Wayan Geredeg mengungkapkan, Pemkab Karangasem sangat mendukung terlaksananya program BSPS di daerah tersebut. Apalagi masih banyak masyarakat di daerahnya yang belum memiliki rumah yang tidak layak huni.

"Dari hasil pendataan jumlahnya lebih dari 2.000 unit rumah. Jadi tahun ini kami akan mengajukan lagi permohonan program BSPS ke Kemenpera," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas