Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Birokrasi dan Infrastruktur Hambat Pertumbuhan Ekonomi Sumut

Pengamat ekonomi Muhammad Ishak mengatakan, menurunnya pertumbuhan ekonomi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Pengamat ekonomi Muhammad Ishak mengatakan, menurunnya pertumbuhan ekonomi 2012 karena belum membaiknya birokrasi dan infrastruktur di Sumut secara keseluruhan.

"Birokrasi Sumut dianggap satu hambatan yang cukup serius terhadap turunnya ekonomi Sumut di 2012. Kesulitan inilah yang bisa menghambat, pasalnya investor akan lebih senang melakukan investasi di tempat yang birokrasinya bisa memberikan jaminan untuk berinvestasi," katanya, Rabu (6/2/2013).

Begitu juga dengan infrastruktur, menurut Ishak harusnya Seimangke sudah bisa beroperasi tahun 2012 kemarin, namun karena infrastruktur belum maksimal maka waktunya pun terus mengalami pengunduruan.

"Perkiraannya kan Seimangke bisa siap 2012 kemarin sehingga bisa memberikan masukan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Sumut, namun kenyataannya kan tidak," katanya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara merilis, pada tahun 2012 yang diukur berdasarkan kenaikan angka Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dipastikan mengalami penurunan setelah hanya tumbuh sebesar 6,22 persen dibanding 2011 lalu sebesar 6,63 persen.

"Laju pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara tahun 2012 kemarin yang digambarkan oleh PDRB hanya sebesar 6,22 persen, lebih rendah sedikit di bawah pertubuhan ekonomi nasional yang berada di angka sebesar 6,23 persen," kata Suharno, Kepala BPS Sumut.

Pertumbuhan ekonomi Sumut 2012 bahkan lebih rendah dibanding tahun 2010 yang mencapai 6,42 persen. Seluruh sektor ekonomi mengalami perlambatan tertumbuhan keculai sektor industri.(Tribun Medan/riz)

Rekomendasi Untuk Anda

Baca juga:

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas