Alokasi Pupuk Urea Jambi Hanya 2.200 Ton
Tahun ini Pusat Koperasi Unit Desa (Puskud) Jambi mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi jenis urea sebanyak 2.200 ton.
Editor:
Dewi Agustina
TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - Tahun ini Pusat Koperasi Unit Desa (Puskud) Jambi mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi jenis urea sebanyak 2.200 ton. Jumlah itu turun hampir 50 persen dibanding tahun lalu.
Menurut Direktur Puskud Jambi, Handoyo, pada 2012 alokasi urea mencapai 5 ribu ton. Walaupun dari kuota tersebut yang terserap hanya 3 ribu ton.
"Pupuk yang akan diterima Puskud ini merupakan pupuk urea bersubsidi dari produsen Pusri Dari jumlah tersebut baru 15 ton yang sudah ditebus, yang lainnya masih dalam proses," kata Handoyo kepada Tribun Jambi (Tribun Network), Senin (11/2/2013).
Sebanyak 2.200 ton pupuk urea itu akan didistribusikan di tiga kabupaten/kota, yakni Tanjabtim, Muaro Jambi dan Kota Jambi. Saat ini pupuk tersebut sudah mulai didistribusikan.
Setiap daerah tersebut mendapatkan jatah yang berbeda, ada yang 900 ton, 600 ton serta 300 ton tergantung dari kebutuhan masing-masing daerah. Menurutnya kebutuhan pupuk Puskud Jambi bisa melebihi 2.200 ton, bahkan tahun 2011 pernah mencapai penjualan 20 ribu ton.
Disampaikan Handoyo, dari 2.200 ton urea tersebut tingkat penebusannya sekitar 60 persen.
"Yang jelas pupuk bersubsidi banyak untuk pangan, hampir 70 persen. Sedangkan di sini adanya perkebunan rakyat sehingga kurang tepat," katanya.
Ia juga menyinggung soal realokasi pupuk dari pangan ke sektor perkebunan rakyat. Pasalnya, realokasi itu dilakukan di bulan Oktober dan kadang justru efektif pada November dan Desember.
"Kalau pas harga TBS turun orang tak mau beli. Seperti tahun kemarin hanya tercapai 60 persen penjualan," katanya. (hdp)
Baca tanpa iklan