DPR Pernah Tolak Agus Marto Jadi Gubernur BI 2008
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merekomendasikan Menteri Keuangan Agus Martowardojo sebagai calon
Penulis:
Hasanudin Aco
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merekomendasikan Menteri Keuangan Agus Martowardojo sebagai calon gubernur Bank Indonesia (BI) untuk mengikuti fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) di DPR RI.
Wakil Ketua Komisi XI (Komisi Keuangan) DPR RI Harry Azhar Azis mengakui banyak tafsir yang muncul atas diajukannya Agus Martowardojo sebagai calon gubernur BI menggantikan Darmin Nasution.
"Presiden tampaknya sudah tidak memerlukan lagi Agus sebagai Menkeu," kata Harry Azhar ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Sabtu (23/2/2013).
Politisi Partai Golkar ini menjelaskan Agus oleh Presiden SBY dianggap lebih layak sebagai gubernur BI dibandingkan sejumlah kandidat lain yang mengemuka di publik belakangan ini.
"Tetapi masalahnya Agus sendiri bisa menjadi dilema," kata Harry Azhar.
Alasannya, lanjut Harry, sebab bila Agus Marto disetujui oleh DPR menjadi gubernur BI memang tampaknya tidak ada masalah tetapi bila dia ditolak DPR akan jadi masalah.
"Karena pada tahun 2008 Agus pernah ditolak DPR ketika dicalonkan sebagai gubernur BI," kata Harry.
Oleh karena itu, menurut Harry, kalau ditolak menjadi gubernur BI yang baru dan kembali menjadi menteri keuangan maka "kredibilitas" Agus sudah berkurang untuk menjadi Menkeu lagi.
Klik:
Baca tanpa iklan