Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

2013, Tahun Pengeboran Migas

Kepala Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) telah mencanangkan tahun

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) telah mencanangkan tahun 2013 sebagai tahun pengeboran. Meski tahun ini menjadi titik nadir dari produksi minyak bumi, namun SKK Migas masih percaya kalau produksi tak akan menurun.

Menurut Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini untuk mendukung program kerjanya, tahun ini dibutuhkan pengelolaan rantai suplai untuk mengurangi kendala non teknis sehingga realisasi kegiatan pemboran dapat dioptimalkan. Tahun lalu, 46 persen kegiatan pengeboran pengembangan yang tidak bisa dilaksanakan karena tidak tersedianya rig,” ujar Rudi Rubaindini, Jum'at (8/3/2013).

Bersama fungsi lainnya, pengelolaan rantai suplai dituntut keandalannya menyelesaikan berbagai proyek andalan hulu migas untuk percepatan dan peningkatan produksi, serta peningkatan jumlah cadangan, termasuk didalamnya mendukung kegiatan enhanced oil recovery (EOR) dan pengembangan gas metana batubara (Coal Bed Methane/CBM).

Melalui Forum Pengelolaan Rantai Suplai ini, diterbitkan pengadaan bersama terhadap 14 kategori komoditas yang diprioritaskan berdasarkan rencana kerja dan anggaran, serta daftar pengadaan yang dilakukan kontraktor. Mesti tahun lalu melewati target, SKK Migas dan kontraktor dituntut agar terus mencari berbagai peluang melakukan penghematan melalui strategi rantai suplai yang efektif.

“Masih banyak komoditas lain yang belum masuk dalam pengadaan bersama,” kata Deputi Pengendalian Dukungan Bisnis, Gerhard M. Rumeser.

Dia mengatakan, pihaknya terus meningkatkan kerja sama dan komunikasi yang baik antar kontraktor, termasuk kontraktor eksplorasi, sehingga pengadaan barang dan jasa semakin efektif dan efisien.  “Tujuannya, menekan biaya produksi, tanpa mengorbankan kepentingan operasi,” katanya.

Baca juga:

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas