PSO Kereta Api Dikurangi Rp 4 Miliar
Kementerian Perhubungan akan mengurangi Public Service Obligation (PSO) atau subsidi kepada PT Kereta Api Indonesia
Penulis:
Muhammad Zulfikar
Editor:
Hendra Gunawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perhubungan akan mengurangi Public Service Obligation (PSO) atau subsidi kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada 2013 sebesar Rp 4 miliar. Pada tahun ini subsidi untuk PT KAI sebesar Rp 704 miliar, pada 2012 PSO PT KAI sebesar Rp 770 miliar.
Hanggoro Budi Wiryawan, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api mengatakan, pengurangan PSO tersebut dikarenakan PT KAI tidak menyerap secara maksimal anggaran 2012. "PT KAI hanya dapat menyerap 81 persen saja," kata Hanggoro Budi Wiryawan di Kementerian Perhubungan, Jumat (8/3/2013).
Hanggoro menuturkan, dari tempat duduk yang ditargekan terisi 98.056.558 pada 2012, hanya terserap 84.637.262. "Tempat duduk juga tidak terserap maksimal, ada selisih 13.419.296," ujar Hanggoro.
Hanggoro mengungkapkan, tidak maksimalnya penyerapan PSO 2012 oleh PT KAI dikarenakan frekuensi dan stamformasi realisasi lebih rendah dari frekuensi dan stamformasi kontrak, dan penarikan KRL Ekonomi yang diganti dengan KRL AC Commuter Line.
"Berkurangnya stamformasi akibat pekerjaan pemasangan AC Split pada kereta Ekonomi," kata Hanggoro.
Baca juga;
- PSO Kereta Api Tidak Maksimal
- Indosat Raih 2, XL Raih 3 Penghargaan di Ajang Selular Award…
- Penghematan Perjalanan Kereta 2013 Sebesar 14.543 Menit