Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

BI Jambi Temukan 303 Lembar Uang Palsu

Bank Indonesia (BI) perwakilan Jambi menemukan 303 lembar uang palsu, pada tahun lalu. Keseluruhan uang palsu bernilai Rp 29,4 juta.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, JAMBI ‑ Bank Indonesia (BI) perwakilan Jambi menemukan 303 lembar uang palsu, pada tahun lalu. Keseluruhan uang palsu bernilai Rp 29,4 juta.

Kepala Perwakilan BI Jambi Marlison Hakim mengatakan, uang palsu yang ditemukan kebanyakan pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.

"Jumlah uang palsu berdasarkan laporan perbankan dan pihak Polda Jambi. Data statistik, Rp 14,7 juta laporan perbankan, dan sisanya kepolisian," ungkapnya saat membuka pelatihan sistem pembayaran, di Kantor BI perwakilan Jambi, Jumat (8/3/2013).

BI mengimbau masyarakat yang menerima uang palsu, untuk segera melapor dan menyerahkannya ke bank atau pihak kepolisian.

Pada kesempatan yang sama, Kabag Humas BI perwakilan Jambi Ihsan Prabawa menuturkan, BI sudah menyosialisasikan bagaimana membedakan uang palsu dan asli.

Uang asli, jelasnya, berwarna terang, di pojok kanan bawah terdapat optical variabel ink (OVI). Di belakang uang asli ada benang pengaman yang ditanam dalam uang. Uang kertas asli lebih kasar diraba pada bagian angka, huruf, dan gambar pahlawan.

"Jika kita terawang, di sebelah kanan terdapat gambar pahlawan. Di bawah nominal terdapat lingkaran bertuliskan Bank Indonesia," tuturnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Pada pelatihan sistem pembayaran, BI pun memperlihatkan kepada sejumlah wartawan tentang pemusnahan uang tidak layak edar (UTLE).

Marlison memaparkan, tahun lalu BI perwakilan Jambi memusnahkan Rp 388 miliar uang. Secara nasional, per tahun berkisar Rp 1 triliun yang dimusnahkan.

Uang rupiah yang dimusnahkan berupa uang tidak layak edar (UTLE), uang masih layak edar dengan pertimbangan tertentu, dan uang yang sudah tidak berlaku.

Uang kertas dimusnahkan menggunakan mesin khusus penghancur uang. Sedangkan uang logam dimusnahkan dengan cara dilebur, sehingga tak menyerupai uang logam. (*)

Sumber: Tribun Jambi
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas