Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

UKM Medan Crispy Terpaksa Rumahkan Karyawan

Minimnya pasokan bawang merah dan bawang putih di pasaran membuat harga produk pertanian ini terus melambung tinggi di pasaran.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina

Laporan Wartawan Tribun Medan, Fahrizal Fahmi Daulay

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Minimnya pasokan bawang merah dan bawang putih di pasaran membuat harga produk pertanian ini terus melambung tinggi di pasaran. Saat ini harga bawang merah sudah menyentuh harga Rp 48 ribu per kg, sementara itu bawang putih Rp 40 ribu.

Koad Chamdi, pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) makanan ringan Medan Chrispy yang terbuat dari bahan utama bawang merah paling merasakan dampak kenaikan harga bawang merah.

"Untuk saat ini istirahat dulu lah, berhenti produksi," kata Koad saat dihubungi Tribun Medan (Tribunnews.com Medan), Kamis (14/2/2013).

Ia mengaku saat ini memiliki pekerja dari kalangan ibu-ibu sebanyak 20 orang. Dihentikannya produksi usaha Koad membuat ibu-ibu tersebut sementara ini otomatis dirumahkan.

Produksi UKM Medan Chrispy paling tidak menghabiskan bahan baku bawang sebanyak 200 kg. Biasanya Koad mendapatkan harga bawang merah sebesar Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu.

"Sekarang harganya gila-gilaan sampai Rp 40 ribu-an, saya harus menjual Medan Chrispy paling tidak harus naik 100 persen. Kalau dinaikkan harga jualnya, terus siapa yang mau beli?” kata Koad. Saat ini Koad mengaku tidak punya usaha cadangan untuk menggantikan Medan Chrispy.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ini masih lagi dipikirin mau usaha apa lagi," katanya.

Kendati demikian, Koad masih menunggu perkembangan harga bawang merah kembali seperti semula. Pasalnya ada banyak ekonomi keluarga yang harus dihidupinya, termasuk keluarganya sendiri.(riz/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas