Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Akuisisi Danamon-DBS Diprediksi Rampung Bulan Ini

Menurut CT, Otoritas Perbankan Singapura dan Bank Indonesia (BI) mendekati kesepakatan untuk memperbolehkan industri perbankan

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Akuisisi PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) oleh DBS Group Holding Ltd diharapkan rampung bulan ini. Informasi tersebut diungkapkan oleh Chairul Tanjung (CT) yang merupakan penasihat ekonomi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurut CT, Otoritas Perbankan Singapura dan Bank Indonesia (BI) mendekati kesepakatan untuk memperbolehkan industri perbankan saling berekspansi.

"Kami ingin, negara tetangga bisa seperti keluarga. Kami baik pada mereka diharapkan mereka juga baik pada kita," ujar CT, yang merupakan pemilik sekaligus petinggi CT Corp juga pemilik PT Bank Mega Tbk (MEGA).

Masih menurut CT yang mendapat informasi dari bank sentral, BI dan Monetary Authority of Singapore (MAS) telah "sepaham".

BI menargetkan persetujuan akuisisi selesai bulan ini meskipun tenggat waktu tersebut bisa mundur beberapa pekan. Namun seorang pejabat BI menolak menjelaskan status kesepakatan tersebut.

Diperkirakan, setelah BI menyetujui akuisisi BDMN oleh DBS, secara bertahap Singapura akan mengumumkan pemberian lisensi operasional bagi bank-bank dari Indonesia.

Sumber Bloomberg memastikan, DBS baru-baru ini melakukan pembicaraan dengan BI mengenai struktur akuisisi dan peta kepemilikan akhir. Dua orang sumber ini menolak disebut identitasnya karena kesepakatan itu bersifat rahasia.

Rekomendasi Untuk Anda

Seperti diketahui, akuisisi yang ditaksir senilai US$ 6,77 miliar itu tertunda hampir setahun karena BI menghendaki akses yang lebih besar bagi bank-bank Indonesia di Singapura.

Karen Ngui, juru bicara DBS, bank terbesar di Asia Tenggara yang berbasis di Singapura menolak berkomentar.

"Kami tidak dalam posisi untuk mengomentari regulator. Kami akan terus mematuhi aturan dan kebijakan BI," ujar, Direktur Keuangan Danamon, Vera Eve Lim.

Stephen Forshaw, juru bicara Temasek juga menolak memberi konfirmasi. “Saya tidak mau mengomentari spekulasi pasar,” ujarnya.

Sebelumnya, Chief Executive Officer DBS, Piyush Gupta pada 6 Februari optimis, berdasarkan sinyal dari BI, akuisisi tersebut akan berjalan lancar.

Banyak yang menilai, persetujuan otoritas perbankan akan membantu DBS dalam mendapatkan Danamon akan membuat bank itu mendulang untung lebih besar. Selain itu, hal ini juga akan mempermudah bank asing lainnya mencaplok bank-bank lokal. Terakhir, yang gencar diberitakan adalah Mitsubishi UFJ Financial Group Inc yang berniat mencaplok PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BBTN).

Sumber: Kontan
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas