2012, PT KAI Raup Laba Bersih Rp 386 Miliar
pada 2012, terjadi peningkatan yang positif. Misalnya, sebut dia, dalam hal perolehan laba bersih.
Editor:
Budi Prasetyo
TRIBUNNEWS.COM BANDUNG, - Meski tidak menerima dana perawatan dari pemerintah dan sering mengalami keterlambatan pencairan Public Service Obligation (PSO) alias subsidi, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mampu mencatat kinerja positif. Direktur Utama PT KAI, Ignasius Jonan, mengungkapkan, pada 2012, terjadi peningkatan yang positif. Misalnya, sebut dia, dalam hal perolehan laba bersih.
"Tahun lalu, laba bersih kami senilai Rp 386,09 miliar. Pada 2011, nilainya Rp 201,90 miliar," sahut Jonan saat bertemu dengan Komisi XI DPR RI di Kantor Pusat PT KAI, Jalan Perintis Kemerdekaan Bandung, Rabu (27/3/2013).
Pun dalam pendapatan, baik yang bersumber pada KA penumpang, maupun barang. Untuk KA penumpang, pendapatan PT KAI selama 2012 mencapai Rp 3,2 miliar. Tahun sebelumnya, nilainya Rp 2,9 miliar. "Tahun ini, proyeksi pendapatan kami pada angkutan penumpang senilai Rp 4,3 miliar. Pada 2014 sebesar Rp 4,8 miliar. Tahun berikutnya menjadi Rp 5,1 miliar. Sedangkan pada 2016, perkiraannya menjadi Rp 5,7 miliar," paparnya.
Sementara pendapatan yang bersumber pada angkutan barang, selama 2012, nilai pendapatan PT KAI sejumlah Rp 2,4 miliar. Nilai itu melebihi realisasi 2011, yang jumlahnya Rp 2,15 miliar. Hingga 2016, beber Jonan, proyeksinya menjadi Rp 6,71 miliar. (win)