PT KAI Kandangkan Gerbong Berusia 40 Tahun
PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana mengandangkan sejumlah gerbong dan kereta yang dimakan usia alias uzur.
Editor:
Sanusi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan
TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana mengandangkan sejumlah gerbong dan kereta yang dimakan usia alias uzur.
Keputusan tersebut diambil setelah mengkaji peristiwa terlepasnya gerbong Kereta Api (KA) Tawang Jaya di Jrakah Semarang, Minggu (19/5/2013) malam.
"Kami istirahatkan sementara semua gerbong KA yang usianya sudah tua atau di atas 40 tahun," kata Totok Suryono, Vice President PT KAI Daop IV Semarang, kepada Tribun Jateng, Senin (20/5/2013).
Dia menjelaskan, langkah tersebut diambil setelah melihat penyebab terlepasnya rangkaian KA di Km 4+700. Buffer atau pengait antargerbong terlepas akibat kondisinya sudah aus.
"Setidaknya ada sekitar lima gerbong yang akan kami istirahatkan sementara. Semua itu merupakan gerbong kelas ekonomi," jelasnya.
Untuk menggantikan gerbong yang beristirahat, pihaknya akan menggunakan gerbong cadangan. Gerbong tersebut akan digunakan apabila dibutuhkan dan situasi mendesak digunakan.
"Misalnya saja saat okupansi penumpang 100 persen atau butuh tambahan gerbong. Kami pun berjanji, selama itu dimanfaatkan akan diperiksa secara khusus dibandingkan gerbong lain," katanya.