Pasar Saham Hari Ini Diprediksi Tetap Landai
Pada perdagangan Rabu (22/5/2013) pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat
Penulis:
Arif Wicaksono
Editor:
Hendra Gunawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pada perdagangan Rabu (22/5/2013) pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 19,24 poin (0,37 persen) ke posisi 5.207,999. Perdagangan terendah berada di 5.185,554 dan tertinggi 5.235,76.
Purwoko Sartono, Research Analyst PT Panin Sekuritas Tbk, mengatakan kenaikan indeks dipengaruhi oleh sentiment positif dari bursa Amerika yang kembali menembus rekor tertingginya.
Faktor pendorong penguatan berasal dari pernyataan Federal Reserve Bank of St. Louis President James Bullard yang mengungkapkan bahwa stimulus yangg dilakukan the Fed harus berlanjut.
Bullard menyebutkan tidak hanya faktor ekonomi AS saja yang harus diperhatikan tetapi keadaan ekonomi Eropa juga faktor yg harus menjadi perhatian dalam menentukan stimulus supaya Amerika juga tidak terjebak dalam pertumbuhan ekonomi yang lemah seperti Jepang dan Eropa.
Hari ini IHSG diprediksi tidak akan mengalami perubahan berarti. Pasar saham tetap melandai. "Di sisi lain pasar juga masih menanti hasil meeting Federal Open Market Committee (FOMC) tentang keberlanjutan stimulus. Untuk Hari ini, Kamis (23/5/2013) kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Kisaran support-resistance 5.183-5.225," ujarnya.
Sementara itu Reza Priyambada Analis Trust Securitas, mengatakan kenaikan Indeks akan ditopang dengan pergerakan saham Asia variatif dengan penguatan pada Jepang setelah rilis trade balance nya.
Meski tercatat menurun namun, tetap direspon positif pasar karena terjadinya kenaikan pada impor yang dipersepsikan terjadinya
peningkatan permintaan.
Hal ini seiring dengan rencana Bank Of Japan (BoJ) untuk memperpanjang stimulusnya agar terjadi kenaikan consumer spending di dalam negerinya.
Ia memperkirakan pada perdagangan Kamis (23/5/2013) diperkirakan IHSG akan berada pada support 5.145-5.178 dan resistance 5196-5218.
Berpola menyerupai inverted hammer pada upper bollinger bands (UBB). MACD masih datar dengan histogram positif yang sedikit memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba dekati area overbought.
Meski posisi low IHSG masih di atas target support kami (5178) namun, juga berhasil melampaui
target resisten (5218) sehingga memberikan kesempatan untuk melakukan profit taking.
"Dari bentuk chart juga terlihat besarnya tekanan jual dibandingkan dorongan beli sehingga rentan alami koreksi bila sentimen dan bursa saham global tidak cukup mendukung. Untuk itu, tetap cermati sentimen yang ada,"jelasnya.