XL: Tidak Benar Mau Merger Dengan Axis
Pihak PT XL Axiata Tbk tidak mengakui kebenaran mengenai rumor merger XL dengan Axis
Penulis:
Arif Wicaksono
Editor:
Hendra Gunawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pihak PT XL Axiata Tbk tidak mengakui kebenaran mengenai rumor merger XL dengan Axis. Sampai sekarang belum ada kepastian mengenai isu merger yang santer terdengar di beberapa media belakangan ini.
"Saya rasa itu semua masih tidak benar, saya belum mendapatkan kabar apapun mengenai merger tersebut," Kata, Vice President Corporate Communication XL, Turina Farouk, ketika dihubungi Tribun, di Jakarta, Kamis (22/05/2013).
Ketika ditanya apakah AXIS sesuai dengan kriteria merger yang dihembuskan beberapa waktu lalu, ia mengatakan masih belum. Sayang ia enggan mengatakan apakah yang menjadi perhatian XL.
"Wah belum lah, kalau kriterianya belum bisa saya umumkan, nanti kalau ada aksinya baru saya beritahukan," katanya.
Seperti diketahui beredar isu XL akan merger dengan Axis. Merger ini seperti diberitakan sebagai alternatif dari memperbanyak jaringan 3G. Namun kedua belah pihak yang dihubungi tribun tidak mengakui adanya akusisi ini.
Anita Avianty, Head of Corporate Communication Axis, juga mengakui tidak adanya informasi mengenai rumor merger ini.
"Tidak ada, kami belum bisa tanggapi rumor atau isu," katanya.
Seperti diketahui terdengar kabar Axiata Group Berhad akan mengakusisi Axis Telekom Indonesia. Namun ada kemungkinkan akuisisi tidak bisa terjadi dikarenakan terganjal peraturan persaingan usaha. Nah, yang memungkinkan terjadi adalah merger.
Dikabarkan bahwa Axiata Group sedang menanti persetujuan Saudi Telecom Company yang adalah induk perusahaan Axis. Dikabarkan penawaran yang dilakukan adalah 17 – 19 persen saham Axiata Group Berhad ditukar guling dengan kepemilikan saham Axis.
Avelon adalah nama yang rumornya akan diusung untuk merger dua perusahaan ini, merger sesuai dengan strategi Axiata untuk ekspansi frekuensi 3G di Indonesia yang akan dilanjutkan ke teknologi generasi selanjutnya.
XL sendiri berhasil mendapatkan satu blok 3G pada proses lelang yang belum lama dilakukan, atas hal ini mereka akan memiliki tiga blog 8, 9, 10. Axis ada di blok 11 dan 12, merger bisa jadi sebagai strategi untuk menguasasi 5 blok berurutan tersebut.