Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Menneg PPN: Kenaikan BBM Tidak Akan Naikan Pengangguran

Bahkan diyakini beberapa program pemerintah akan mampu mengatasi pelambatan ekonomi dan inflasi yang diprediksi akan mencapai 7,2 persen

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Arif Wicaksono
Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana, menilai kenaikan inflasi akibat dicabutnya subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM)  tidak akan menaikan jumlah pengangguran dan meningkatkan kesenjangan sosial.

Bahkan diyakini beberapa program pemerintah akan mampu mengatasi pelambatan ekonomi dan inflasi yang diprediksi akan mencapai 7,2 persen pada akhir tahun ini.

"Inflasi tidak akan menekan karena kami mempunyai program untuk employment creation melalui Perencanaan Penyiapan Investasi Pembangunan Daerah (PPIPD), yang didalamnya termasuk program perluasan air bersih dan perluasan infrastruktur pendesaan," katanya di Jakarta, Senin (27/5/2013).

Menurutnya program itu sudah diluar program Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang akan diberikan pemerintah selama lima bulan. Melalui proyek infrastruktur tersebut pemerintah akan membangun sanitasi dan lumbung padi.

Pembangunan yang akan dilakukan pada bulan Juli hingga agustus tahun ini itu diharapkan akan membangun daerah perkotaan, nelayan dan desa. Adapun dana yang digunakan sebesar Rp 6 triliun. Dengan pembagian sebesar  Rp 350 juta per desa.

Selain itu ada Bantuan Siswa Miskin (BSM) yang dananya akan diperuntukan bagi keluarga miskin yang mengalami putus sekolah. Dana itu akan diperuntukan untuk jenjang SD, SMP, SMA.

Ia juga menilai, kenaikan BBM akan memeratakan subsidi bagi orang mampu dan tidak mampu. Alhasil ketakutan atas meningkatnya koefisien gini akibat kenaikan BBM bersubsidi terasa tidak masuk akal baginya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya kira akan menurunkan koefisien gini karena spending masyarakat yang mampu akan berkurang, kesenjangan akan berkurang sehingga koefisien gini juga akan menurun," katanya.

Sebelumnya, Arif Budimanta, Anggota DPR RI Komisi XI dari PDI-P, mempertanyakan apakah pemberlakuan subsidi BBM akan menaikan koefisien gini dan menaikan jumlah pengangguran, karena kebijakan ini akan memperparah kondisi masyarakat kecil.

"Yang menjadi pertanyaan apakah akan menaikan koefisien gini yang sudah semakin tinggi dan yang terpenting adalah bagaimana kenaikan BBM ini tidak berdampak buruk terhadap masyarakat," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas