Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Hino Gelontorkan Rp 30 Miliar Per Outlet

Berbagai upaya dilakukan PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) untuk meningkatkan kinerja bisnisnya tahun ini

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Berbagai upaya dilakukan PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) untuk meningkatkan kinerja bisnisnya tahun ini. Satu di antaranya siap menggelontorkan dana investasi bernilai total ratusan miliar.

Pejabat PT HMSI, Tan Kim Piaw, mengiyakan bahwa pihaknya siap berinvestasi besar. Investasi itu, jelasnya, untuk merealisasikan penambahan outlet penjualan yang tahun ini menjadi 150 unit.

"Hingga kini, kami mengoperasikan 137 unit outlet penjualan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Jabar," kata Tan, pada sela-sela peluncuran 7 varian baru Hino di Hotel Haorison, Jalan Pelajar Pejuang 45 Bandung, Selasa (4/6/2013).

Menurutnya, untuk membangun 13 outlet penjualan baru itu, biaya investasinya tinggi. Perkiraannya, sebut Tan, dana investasi untuk setiap unit outlet sekitar Rp 20-30 miliar.

Berbicara tentang kinerja penjualan, di tempat yang sama, Santiko Wardoyo, Sales Promotion Director  PT Hino Motor Sales Indonesia, menambahkan, pada kuartal I tahun ini, pihaknya mencatat penjualan 10.886 unit. "Itu terdiri atas penjualan Hino Ranger dan Hino Dutro. Untuk Hino Ranger, penjualannya sebanyak 6.205 unit. Sedangkan Hino Dutro sejumlah 4.681 unit," ucapnya.

Lalu, bagaimana dengan Jabar? Santiko menyatakan, sejauh ini, Jabar berkontribusi 8,9 persen penjualan nasional. "Selama kuartal perdana tahun ini, penjualan di Jabar sebanyak 811 unit," ujarnya.

Santiko menilai Jabar sebagai wilayah yang potensial untuk pengembangan pasar. Karenanya, ungkap Santiko, tahun ini pihaknya memproyeksikan penjualan di Jabar mencapai 2.500 unit.

Rekomendasi Untuk Anda

Berkomentar tentang ada tidaknya koreksi proyeksi penjualan berkenaan dengan isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, Santiko mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum merencanakannya. "Pastinya, kami menunggu perkembangan dan kepastian kenaikan BBM," tutup Santiko. (win)

Sumber: Tribun Jabar
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas