Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Kenaikan Harga BBM tak Pengaruhi Industri Otomotif

Dampak kenaikan harga BBM bersubsidi hanya meningkatkan biaya produksi sektor industri sebesar satu persen.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian menilai, dampak kenaikan harga BBM bersubsidi hanya meningkatkan biaya produksi sektor industri sebesar satu persen.

Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi (IUBTT) Kementerian Perindustrian Budi Darmadi mengatakan, kenaikan harga BBM tidak memengaruhi kinerja sektor industri, terutama otomotif.

"Industri ini sudah lama menggunakan BBM dan solar dengan harga keekonomisan," ujar Budi Darmadi, di Kantor Kementerian Perindustrian, Senin (10/6/2013).

Budi menambahkan, penerapan peningkatan efisiensi energi dalam sistem atau proses produksi, membuat kenaikan harga BBM tak memengaruhi kinerja sektor otomotif.

"Sistem co-generation, turbo charge dan super charge, automatic on-off, serta energy storage management, tidak tergantung pada harga BBM bersubsidi," jelas Budi Darmadi.

Terkait spesifikasi BBM yang beredar di pasar, kalangan industri otomotif menginginkan agar kualitas BBM dalam negeri dapat memenuhi standar emisi Euro-3 atau Euro-4.

Tujuannya, agar produsen otomotif cukup memeroduksi satu jenis mesin.

Rekomendasi Untuk Anda

"Satu mesin dapat digunakan di dalam negeri maupun untuk ekspor," jelas Budi. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas