Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Sektor Hulu Migas Tidak Dibenahi, Harga BBM Bisa Naik lagi

Penyebabnya menurut Komaidi jika sektor hulu minyak dan gas (migas) tidak berbenah diri

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat Energi dari ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro menilai  harga Bahan Bakar Minyak (BBM) akan kembali naik. Penyebabnya menurut Komaidi jika sektor hulu minyak dan gas (migas) tidak berbenah diri.

"Akan ada kenaikan harga lagi jika pemerintah tidak mampu meningkatkan produksi di sektor hulu migas nasional," ujar Komaidi di diskusi "Iklim dan Tantangan Investasi Migas di Indonesia" di Dewan Pers, Jum'at (21/6/2013).

Komaidi pun menilai pemerinah punya hak untuk menaikan harga BBM bersubsidi berkali-kali. Komaidi berpendapat walaupun di satu sisi penyesuaian harga BBM sudah dilakukan tapi jauh lebih penting membenahi mekanisme produksi di hulu migas baik BUMN maupun swasta nasional.

"Jika mereka dapat ekspansi ke luar negeri, kemudian produksi migas bisa dibawa pulang, nanti harga relatif lebih murah kalau kita usahakan sendiri," katanya.

Lebih lanjut Komaidi menuturkan, BBM tersebut jika dijual masyarakat juga tidak terlalu mahal. Di samping itu, BUMN tidak lagi mengeluarkan margin terlalu besar.

"Saya kira, itu yang harus dilakukan dalam jangka panjang. Tetapi kalau itu tidak dilakukan, kita akan terus impor beli dari harga internasional," tutur dia.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas