Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun Bisnis
LIVE ●
tag populer

DPR Minta SBY Turun Tangan

Wakil Ketua Komisi XI (Komisi Keuangan) DPR RI, Harry Azhar Azis, menilai ada sejumlah penyebab utama nilai tukar rupiah

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Wakil Ketua Komisi XI (Komisi Keuangan) DPR RI, Harry Azhar Azis, menilai ada sejumlah penyebab utama nilai tukar rupiah terus melemah terhadap dolar AS.  Dia meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turun tangan menangani masalah tersebut.

Harry mengatakan kecenderungan orang-orang kaya atau pengusaha tertentu menyimpan dan terus membeli dolar AS karena ekspektasi atas rupiah yang terus melemah.

"Bisa juga dari birokrasi yang menyimpan dolar AS untuk dana operasionalnya seperti yang terjadi di Kementerian ESDM, artinya birokrasi pun ternyata bermain dolar AS sehingga rupiah semakin menurun terus/terdepriasi," kata Harry ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Selasa (20/8/2013).

Menurut dia penyimpanan Valas (valuta asing) di bank domestik harus dipertanyakan kembali terutama karena sanksi atas foreign earning yang harus masuk ke Indonesia ternyata makin diragukan.

"Industri ternyata masih banyak mengimpor barang-barang modal atau input lainnya tidak ada linkage-nya tersedia di industri dalam dalam negeri," kata Harry.

Selain itu, Harry mengatakan kecenderungan makin tinggi atas capital outflow berpengaruh atas rupiah yang terus melemah bahkan sebagian outflow itu terjadi di pasar modal yang menyebabkan IHSG juga melemah.

Solusinya,  kata dia, FKSSK harus makin difungsikan, FKSSK yang terdiri dari Menkeu, Gubernur BI, Ketua OJK dan Ketua LPS harus segera merumuskan langkah koordinasi yang tidak bisa hal ini dibiarkan berlarut-larut.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sebaiknya FKSSK mengundang juga asosiasi. Pengusaha seperti Kadin Indonesia dan Apindo sehingga 3 pilar utama, moneter, fiskal dan sektor terjadi pemahaman dan persepsi yang sama atas langkah yang perlu diambil," kata Harry.

Dikatakan pelemahan nilai tukar jangan dibiarkan ini berlarut-larut dan bila perlu Presiden SBY segera turun tangan untuk mendorong koordinasi yang baik diantara regulator dan pelaku ekonomi utama di Indonesia. (Hasanuddin Aco)

Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Atas