Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun Bisnis
LIVE ●
tag populer

Kenapa Daging Sapi Masih Mahal?

Harga daging sapi di tingkat konsumen masih tinggi di kisaran Rp 95.000 – Rp 100.000 per kilogram.

Editor: Gusti Sawabi

Tribunnews.com, Jakarta – Harga daging sapi di tingkat konsumen masih tinggi di kisaran Rp 95.000 – Rp 100.000 per kilogram. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Bachrul Chairi mengatakan, kondisi tersebut disebabkan sejumlah sapi yang didatangkan dari Australia masih tertahan di Balai Karantina di Kementerian Pertanian.

“Kita kan minta yang di karantina yang menahan di kandang 14 hari, itu kita harapkan bisa dikeluarkan, untuk dipotong segera,” ungkap Bachrul ditemui di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (15/11/2013).

Bachrul mengatakan, sesuai jadwal pengiriman, sapi-sapi di datangkan dari negara asal selama 14 hari. Kemudian dicek di Balai Karantina antara 3-4 hari, dan paling lama satu minggu.

Selain masih tertahan di Balai Karantina, sejumlah sapi juga diduga tertahan di kandang importir, sehingga belum bisa dieksekusi di rumah pemotongan hewan (RPH).

Asal tahu saja, sampai akhir tahun Kementerian Perdagangan telah mengeluarkan izin importasi sapi sebanyak 75 ribu ekor. Sampai November ini realisasinya sebanyak 36 ribu ekor. Dari sebanyak 36 ribu ekor tersebut, baru 6.600 ekor yang dipotong dan digelontorkan ke pasar.

Kekurangan inilah yang kata Bachrul menyebabkan harga daging sapi masih tinggi sampai tingkat konsumen. “Kemarin kita juga sudah rapat dengan yang besar-besar (importir), kita juga minta bantuan mereka untuk memantau RPH,” ujar Bachrul.

Lebih lanjut, ia menegaskan importir tidak boleh angkat tangan untuk menstabilisasi harga. Demikian juga dengan komitmen importir yang ingin membantu pemerintah “Ada exercise control (pengawasan ketat) oleh importir agar RPH mengambil keuntungan yang wajar,” kata dia.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Atas