Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Australia Menyadap, Impor Sapi Pindah ke Selandia Baru

Direktur Utama Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Ismed Hasan Putro menegaskan akan melakukan perjanjian ulang dengan Australia

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Dewi Agustina

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Ismed Hasan Putro menegaskan akan melakukan perjanjian ulang dengan Australia untuk impor daging sapi, akibat aksi penyadapan yang dilakukan beberapa waktu lalu. Rencananya RNI akan pindah ke Selandia Baru untuk mengimpor sapi jika dibutuhkan.

"Kita sudah menyiapkan untuk melakukan negosiasi awal disaat ada persoalan dengan Australia, kita segera mencari alternatif yaitu New Zealand (Selandia Baru)," ujar Ismed, Kamis (21/11/2013).

Ismed ingin agar kerja sama impor sapi bukan hanya kepada satu wilayah dan satu negara saja. Ismed ingin agar pemerintah membuka zona perdagangan bebas, sehingga Indonesia tidak ketergantungan dengan negara Australia.

"Oleh karena itu mungkin konsep country zone itu harus diubah menjadi zone-zone, jadi wilayah bukan negara," ungkap Ismed.

Dalam kerja sama untuk memenuhi kebutuhan pangan, hal yang terpenting adalah produknya sehat dalam negeri. Sehingga kerja sama tersebut bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam negeri.

"Mungkin bisa impor dari Brazil tapi yang terjamin tidak terkena penyakit," jelas Ismed.

Rekomendasi Untuk Anda
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas