Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun Bisnis

Garuda Indonesia Operasikan ATR72-600 Mulai 2 Desember 2013

Garuda Indonesia resmi memperkenalkan pesawat turboprop ATR72-600 dalam jajaran armada yang dioperasikannya.

Penulis: Sanusi
zoom-in Garuda Indonesia Operasikan ATR72-600 Mulai 2 Desember 2013
http://www.aviationnews.eu/
ATR 72-600 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) resmi memperkenalkan pesawat turboprop ATR72-600 dalam jajaran armada yang dioperasikannya.

Hal itu dilakukan perseroan sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk terus mengembangkan dan memperkuat jaringan penerbangannya di pasar domestik.

Selain sub-brand “Explore”, pada kesempatan yang sama Garuda Indonesia juga memperkenalkan sub-brand “Explore Jet” melalui armada Bombardier CRJ1000 NextGen yang dioperasikannya sejak Oktober 2012 lalu untuk melayani penerbangan Garuda Indonesia di wilayah timur dan barat Indonesia.

Emirsyah Satar, Direktur Utama Garuda Indonesia, mengatakan penggunaan kedua sub-brand tersebut sejalan dengan keunggulan armada ATR72-600 dan Bombardier CRJ1000 NextGen yang mampu melayani rute-rute penerbangan ke wilayah-wilayah baru di kawasan timur Indonesia yang memiliki keterbatasan landasan.

“Pengoperasian pesawat ATR72-600 akan mendukung operasional pesawat Bombardier CRJ1000 NextGen dalam meningkatkan konektivitas nasional sesuai program MP3EI, dengan mengembangkan jaringan penerbangannya ke wilayah-wilayah yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru dan tujuan wisata di remote area di Indonesia,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (25/11/2013).

Di samping itu, pengoperasian pesawat turboprop tersebut juga sejalan dengan program peningkatan layanan yang dilaksanakan, dengan memberikan lebih banyak pilihan destinasi kepada penumpang; seiring langkah Garuda menjadi anggota aliansi global SkyTeam pada Maret 2014.

Garuda Indonesia akan mengoperasikan “Explore” flight melalui pesawat ATR72-600 mulai 2 Desember 2013 dengan konfigurasi single class cabin (All Economy) berkapasitas 70 penumpang untuk melayani penerbangan dari Denpasar ke Labuan Bajo, Tambolaka, Ende, dan Bima, serta selanjutnya dari Makassar dan Ambon untuk melayani rute-rute penerbangan di wilayah tersebut. 

BERITA TERKAIT

Sejalan dengan program pengembangan armadanya, Garuda Indonesia akan mendatangkan sebanyak 35 pesawat ATR72-600, terdiri dari 25 pesawat berupa “firm order” dan 10 pesawat berupa “options”, untuk melayani penerbangan point to point pada rute-rute jarak dekat. Dua pesawat di antaranya tiba November tahun ini, sementara sisanya akan didatangkan secara bertahap hingga 2017 mendatang.  

Dengan mengoperasikan pesawat turboprop tersebut, Garuda Indonesia akan semakin meningkatkan konektivitas  daerah-daerah di remote area dengan melayani rute-rute penerbangan dengan jarak tempuh kurang dari 400 Nm di seluruh wilayah nusantara. Hal ini dimungkinkan mengingat pesawat ATR72-600 tersebut memiliki kepabilitas untuk menjangkau bandara-bandara kecil yang memiliki panjang landasan pacu kurang dari 1,600 meter - yang tidak dapat didarati oleh pesawat jet.

Pesawat ATR72-600 memiliki teknologi modern dan operasional yang efisien, namun di sisi lain tetap memberikan standar kenyamanan tertinggi khas layanan "Garuda Indonesia Experience" bagi penumpang, sebagaimana armada lain yang dioperasikan Garuda Indonesia.

"Pesawat ini merupakan jenis terbaik di kelasnya untuk melayani rute-rute penerbangan jarak pendek di berbagai pulau maupun kota di Indonesia yang memiliki keterbatasan landasan pacu," kata Emirsyah.

Pesawat ATR72-600 dikenal dengan kehandalan, biaya operasional, dan konsumsi bahan bakar yang efisien. Efisiensi bahan bakar ini juga membuat pesawat ini dapat mengurangi dampak pencemaran lingkungan secara signifikan. Pesawat ini memiliki jarak antar kursi (seat pitch) sebesar 30 inci dan juga dilengkapi dengan interior “Armonia” yang dirancang khusus oleh biro desain Giugaro dari Italia –yang berpengalaman memodifikasi sejumlah mobil sport-, sehingga nyaman bagi penumpang.

Armada jenis pesawat ATR72-600 mulai dipasarkan pada 2010 dan hingga Agustus 2013 setidaknya ada lebih dari 600 pesawat jenis ini yang telah dioperasikan oleh maskapai-maskapai internasional lain, antara lain Iberia, Aer Lingus, Air New Zealand, Jet Airways, LOT, Czech Airlines, dan Malaysia Airline.

Sejalan dengan ekspansi yang terus dilaksanakan perseroan melalui program jangka panjang “Quantum Leap 2011-2015, pada tahun ini, Garuda Indonesia akan mendatangkan sebanyak 26 pesawat baru untuk mendukung penguatan dan pengembangan jaringan penerbangan nasional maupun internasional, terdiri dari 4 B777-300 ER, 3 Airbus A330, 10 B737-800NG, 7 Bombardier CRJ1000 NextGen, dan 2 ATR72-600.
Sementara itu, pada tahun ini Citilink akan mendatangkan sebanyak 10 pesawat A320. Dengan demikian, Garuda Indonesia Group akan mengoperasikan sebanyak 139 armada pada akhir tahun ini.

Hingga kuartal III 2013, Garuda Indonesia Group telah mendatangkan sebanyak 27 pesawat baru, terdiri dari 7 pesawat B737-800 NG, 2 A330-300/200, 7 CRJ-1000 NextGen, 2 B777-300ER, dan 9 A320-200. Dengan demikian, hingga semester pertama tahun ini Garuda Indonesia Group telah mengoperasikan sebanyak 131 pesawat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas