BI Imbau Nasabah Jaga Kerahasiaan PIN
Bank Indonesia mengimbau masyarakat selalu waspada dan hati-hati apabila melakukan penarikan uang tunai
Editor:
Sanusi
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Steven Greatness
TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat, Hilman Tisnawan, mengimbau masyarakat selalu waspada dan hati-hati apabila melakukan penarikan uang tunai melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri atau Automatic Teller Machine (ATM).
Imbauan tersebut menyusul mulai maraknya kabar kartu ATM tertelan dan tidak bisa dimasukan kartu ke mesin ATM di beberapa daerah.
“Masyarakat harus hati-hati, karena kejahatan bisa terjadi dimana saja. Apabila ada masyarakat yang tertelan kartunya di ATM, cepat lapor ke bank. Jangan pernah mau memberikan PIN kepada siapapun, termasuk kepada orang yang berpura-pura akan menolong. PIN itu sifatnya sangat rahasia, tidak boleh diketahui oleh siapa pun, termasuk petugas bank,” ujarnya kepada Tribun, Rabu (4/12/2013).
Hilman mengingatkan, petugas Bank tidak akan pernah meminta nasabahnya untuk menyebutkan nomor PIN. Jika ada petugas yang minta nomor PIN nasabah maka perlu diwaspadai oknum petugas tersebut. Sementara untuk menghindari jatuhnya korban, perbankan diminta untuk meningkatkan pengamanan di sekitar ATM, termasuk memastikan kamera CCTV berfungsi dan terpasang secara baik.
“Setiap ATM pada saat ini secara umum telah dilengkapi dengan anti penyanggah ATM (card trapping). Oleh karena itu diminta kepada bank untuk selalu memastikan alat pengaman tersebut berfungsi dengan baik. Kepada masyarakat, gunakan ATM di tempat-tempat yang ramai,” katanya.
Terpisah, Kepala Operasi KCU BCA Pontianak Petrus Sentoso, mengatakan nasabah wajib menjaga kerahasiaan PIN. Artinya jangan memberitahukan PIN kepada siapa pun termasuk orang yang mengaku sebagai karyawan bank.
“Karyawan bank yang benar tidak pernah meminta PIN untuk membantu menyelesaikan masalah transaksi nasabah dan tutup PIN pada saat transaksi di ATM maupun di mesin EDC. Nasabah diimbau lakukan penggantian PIN secara berkala,” ujarnya.
Petrus menambahkan, setiap nasabah yang melakukan pembukaan rekening baru selalu diingatkan untuk selalu menjaga kerahasiaan PIN-nya. Apabila ada kendala atau keluhan diminta menghubungi nomor resmi halo BCA yaitu 500888, selain itu tidak ada nomor resmi lainnya.
Menurutnya, BCA sudah dilakukan imbauan baik melalui pengumuman, poster dan visual lainnya kepada seluruh nasabah agar selalu menjaga kerahasiaan PIN. Setiap mesin ATM telah dipasang alat pengaman dan penutup PIN, serta setiap Booth ATM telah terpasang nomor halo BCA sehingga setiap ada keluhan transaksi nasabah dapat langsung menghubungi halo BCA untuk pemblokiran.
Sementar pada mesin ATM tertentu terdapat running text pada mesin yang selalu mengimbau kepada nasabah untuk selalu menjaga kerahasiaan PIN dan nomor resmi halo BCA. Selain itu terdapat sekuriti yang melakukan pemantaun ke setiap lokasi ATM untuk memastikan mesin ATM BCA beroperasi dengan baik.
Di antaranya team monitoring ATM, yang bertugas setiap terdapat problem mesin ATM dalam waktu singkat akan segera dikunjungi oleh team untuk melakukan perbaikan sehingga nasabah terbantu atas keluhan transaksinya.
Baca tanpa iklan