Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Belum Ada Faktor Mendesak, BRI Tidak Naikkan Bunga KPR

Sebab belum ada faktor yang mendesak untuk dilakukan kenaikan

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyatakan belum ada rencana menaikkan bunga kredit pemilikan rumah (KPR) dalam waktu dekat. Sebab belum ada faktor yang mendesak untuk dilakukan kenaikan.

Menurut Direktur Keuangan BRI, Ahmad Baequni, tingkat bunga saat ini 10,25% sudah mencukupi kebutuhan bisnis.

"Toh BI rate juga belum pasti naik. Kecuali kalau sudah naik, barulah kita lihat situasi perkembangan pasar sebelum mengambil keputusan," kata Baequni saat dihubungi Kamis, (16/1/2014).

Dia juga bilang kondisi likuiditas BRI dirasa masih memadai. Selain itu biaya dana atau cost of fund BRI saat ini masih dalam kondisi normal. Sedangkan rasio kredit macet alias non performing loan (NPL) kredit KPR di BRI berkisar 2,5% - 3%.

"Semua itu menjadi pertimbangan kita untuk tidak dulu menaikkan bunga. Potensi resiko termasuk NPL harus dijaga," ujar Baequni.

Hingga per Desember 2013, penyaluran kredit KPR di BRI telah mencapai 2,8% dari portofolio kredit. Volumenya diperkirakan kurang lebih Rp 11 triliun. Sayang, Baequni belum bisa menyebutkan volume keseluruhan penyaluran kredit di akhir tahun lalu.

Adapun pertumbuhan kredit KPR BRI tahun ini kemungkinan diatas target pertumbuhan kredit secara keseluruhan. Tahun ini pertumbuhan kredit BRI diperkirakan 15% - 17%.

Rekomendasi Untuk Anda

"Karena kredit KPR kami ukurannya masih kecil, ruang untuk melakukan ekspansi lebih besar. Jadi mungkin diatas target kredit keseluruhan," pungkas Baequni.

Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas